alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Longsor Gerus Jalan Desa Tambakukir Kotaanyar

KOTAANYAR, Radar Bromo– Hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (19/3) siang, membawa bencana. Sekitar pukul 15.30, jalan Desa Tambakukir, di RT 2/RW 1, longsor.

Longsor terjadi di jalan utama desa. Setidaknya, ada lima dusun di Desa Tambakukir. Yakni, Dusun Krajan, Tanggungoloh, Patekgalan, Kayudarah, dan Dusun Alaskembang. Jalan ini juga menjadi akses menuju Dusun Parsian, Desa Blimbing, Kecamatan Pakuniran.

“Hujan turun dari siang. Setengah empat sore, kemudian diketahui ada longsor di jalan. Tepat di tepi jalan desa sebelah timur. Longsornya sekitar belasan meter ke bawah,” ujar warga Desa Tambakukir Abdul Holik, 38.

Jalan desa dengan lebar sekitar 2,5 meter ini menjadi akses utama ratusan kepala keluarga (KK). Baik menuju pusat perekonomian, pendidikan, maupun pemerintahan. “Sampai sekarang masih bisa dilewati kendaraan roda empat. Tapi, harus ekstra hati-hati. Sebab, tepi jalannya terkikis. Takut saat lewat terjadi longsor lagi,” ujarnya, Minggu (20/3).

Adanya longsor membuat warga waswas. Mereka khawatir terjadi longsor susulan dan lebih parah, sehingga jalan bisa tertutup. Selian menutup akses utama, juga dikhawatir menimpa permukiman warga.

“Ada beberapa rumah yang terancam terkena longsor jika terjadi susulan. Tepatnya di Dusun Pindun. Bahkan, bisa saja banjir jika diiringi hujan lebat. Sebab, tepat di bawah longsor juga ada sungai besar,” jelasnya.

Ia berharap bencana ini segera ditangani. Agar masyarakat tidak lagi waswas. “Hari ini (kemarin) warga bersama pemerintah desa melakukan bersih-bersih di lokasi. Kami berharap ada asesmen dari pemerintah, sebab bahaya,” katanya.

KOTAANYAR, Radar Bromo– Hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (19/3) siang, membawa bencana. Sekitar pukul 15.30, jalan Desa Tambakukir, di RT 2/RW 1, longsor.

Longsor terjadi di jalan utama desa. Setidaknya, ada lima dusun di Desa Tambakukir. Yakni, Dusun Krajan, Tanggungoloh, Patekgalan, Kayudarah, dan Dusun Alaskembang. Jalan ini juga menjadi akses menuju Dusun Parsian, Desa Blimbing, Kecamatan Pakuniran.

“Hujan turun dari siang. Setengah empat sore, kemudian diketahui ada longsor di jalan. Tepat di tepi jalan desa sebelah timur. Longsornya sekitar belasan meter ke bawah,” ujar warga Desa Tambakukir Abdul Holik, 38.

Jalan desa dengan lebar sekitar 2,5 meter ini menjadi akses utama ratusan kepala keluarga (KK). Baik menuju pusat perekonomian, pendidikan, maupun pemerintahan. “Sampai sekarang masih bisa dilewati kendaraan roda empat. Tapi, harus ekstra hati-hati. Sebab, tepi jalannya terkikis. Takut saat lewat terjadi longsor lagi,” ujarnya, Minggu (20/3).

Adanya longsor membuat warga waswas. Mereka khawatir terjadi longsor susulan dan lebih parah, sehingga jalan bisa tertutup. Selian menutup akses utama, juga dikhawatir menimpa permukiman warga.

“Ada beberapa rumah yang terancam terkena longsor jika terjadi susulan. Tepatnya di Dusun Pindun. Bahkan, bisa saja banjir jika diiringi hujan lebat. Sebab, tepat di bawah longsor juga ada sungai besar,” jelasnya.

Ia berharap bencana ini segera ditangani. Agar masyarakat tidak lagi waswas. “Hari ini (kemarin) warga bersama pemerintah desa melakukan bersih-bersih di lokasi. Kami berharap ada asesmen dari pemerintah, sebab bahaya,” katanya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/