alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Pilkades Ganting Wetan Maron; Warga Sakit Tetap Bisa Memilih

DESA Ganting Wetan, Kecamatan Maron, bakal memiliki kepala desa (kades) baru dalam enam tahun ke depan. Itu, setelah dalam ajang pemilihan kepala desa (pilkades) yang dihelat Kamis (17/2), muncul sosok baru peraih suara terbanyak.

Ada dua calon yang berkontestasi di Pilkades Gading Wetan. Yang berhasil meraih suara terbanyak adalah Suherman yang meraih 961 suara. Ia mengungguli incumbent, Heri Budiono yang mendapatkan 625 suara.

“Ada 1.614 surat suara yang masuk dengan 1.586 surat suara sah dan 28 surat suara dinyatakan tidak sah,” ungkap Ketua Panlih Ganting Wetan Nur Hariyadi.

Nur menyebut, proses pemilihan di Ganting Wetan berjalan dengan lancar. Dari daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.734 orang, 1.586 di antaranya menggunakan hak pilih. Bahkan, ada 15 orang yang sakit tetap mengikuti pilkades. Anggota panlih sempat mendatangi rumah warga yang sakit, agar mereka bisa tetap menggunakan hak pilihnya.

Panlih pun berterima kasih pada semua pihak yang telah membantu jalannya proses pilkades di Ganting Wetan dengan baik. Baik itu masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya, petugas keamanan, hingga pendukung para cakades yang berhasil menjaga kondisi desa tetap aman hingga hari H pencoblosan.

“Proses pilkades berjalan lancar. Ada 15 orang yang kami datangi. Mereka memang sudah mengabari sebelumnya kalau sakit, tapi tidak mau kehilangan kesempatan mencoblos,” terang Nur. (riz/mie)

DESA Ganting Wetan, Kecamatan Maron, bakal memiliki kepala desa (kades) baru dalam enam tahun ke depan. Itu, setelah dalam ajang pemilihan kepala desa (pilkades) yang dihelat Kamis (17/2), muncul sosok baru peraih suara terbanyak.

Ada dua calon yang berkontestasi di Pilkades Gading Wetan. Yang berhasil meraih suara terbanyak adalah Suherman yang meraih 961 suara. Ia mengungguli incumbent, Heri Budiono yang mendapatkan 625 suara.

“Ada 1.614 surat suara yang masuk dengan 1.586 surat suara sah dan 28 surat suara dinyatakan tidak sah,” ungkap Ketua Panlih Ganting Wetan Nur Hariyadi.

Nur menyebut, proses pemilihan di Ganting Wetan berjalan dengan lancar. Dari daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.734 orang, 1.586 di antaranya menggunakan hak pilih. Bahkan, ada 15 orang yang sakit tetap mengikuti pilkades. Anggota panlih sempat mendatangi rumah warga yang sakit, agar mereka bisa tetap menggunakan hak pilihnya.

Panlih pun berterima kasih pada semua pihak yang telah membantu jalannya proses pilkades di Ganting Wetan dengan baik. Baik itu masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya, petugas keamanan, hingga pendukung para cakades yang berhasil menjaga kondisi desa tetap aman hingga hari H pencoblosan.

“Proses pilkades berjalan lancar. Ada 15 orang yang kami datangi. Mereka memang sudah mengabari sebelumnya kalau sakit, tapi tidak mau kehilangan kesempatan mencoblos,” terang Nur. (riz/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/