alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Anggaran Perbaikan Jalan di Kabupaten Probolinggo Belum Jelas

KRAKSAAN, Radar Bromo – Rehabilitasi jalan yang biasa diprogramkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Jalan dan Sumber Daya Air (PJ-SDA) Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo, sejauh ini belum jelas kapan dilaksanakan. Sebab, sejauh ini anggarannya saja belum jelas.

Kepala UPT PJSDA Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Ahmad Mulyono mengatakan, sejauh ini belum dapat memastikan berapa anggaran yang nantinya akan digunakan untuk proyek rehabilitasi jalan. “Sampai saat ini masih belum menemukan kepastian perihal anggarannya. Sepertinya, akan ada refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19,” ujarnya.

Mulyono mengatakan, adanya ketidakjelasan anggaran ini mengakibatkan pengerjaan tersendat. Padahal, sejauh ini pihaknya telah memetakan sejumlah jalan yang akan digarap. Sedikitnya, berada di 7 wilayah kerjanya. “Dampaknya terhadap pengerjaan. Semua program, utamanya rehabilitasi jalan ini tidak dilakukan. Kami juga belum tahu kapan kepastian anggaran ini akan ada,” ujarnya.

Mulyono juga enggan menyebutkan nominal anggaran dalam perencanaannya. Namun, ia memastikan kebutuhan anggaran untuk tahun ini lebih besar dibanding tahun kemarin. Tahun kemarin, pihaknya mendapatkan anggaran rehabilitasi jalan sekitar Rp 1,5 miliar. Jumlah itu lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp 2,5 miliar.

“Mengalami peningkatan. Meski sepertinya akan mengalami penurunan. Kami harap itu tidak terjadi. Agar jalan daerah di Kabupaten Probolinggo, dapat diperbaiki. Meski rehabilitasi jalan belum dikerjakan, untuk perbaikan skala prioritas dan urgen kami upayakan dilakukan. Misalnya jalan yang rusak dan tidak dapat dilalui kami perbaiki, namun hanya insidentil saja. Yang penting pengendara bisa melintas,” jelasnya. (mu/rud)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Rehabilitasi jalan yang biasa diprogramkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Jalan dan Sumber Daya Air (PJ-SDA) Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo, sejauh ini belum jelas kapan dilaksanakan. Sebab, sejauh ini anggarannya saja belum jelas.

Kepala UPT PJSDA Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Ahmad Mulyono mengatakan, sejauh ini belum dapat memastikan berapa anggaran yang nantinya akan digunakan untuk proyek rehabilitasi jalan. “Sampai saat ini masih belum menemukan kepastian perihal anggarannya. Sepertinya, akan ada refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19,” ujarnya.

Mulyono mengatakan, adanya ketidakjelasan anggaran ini mengakibatkan pengerjaan tersendat. Padahal, sejauh ini pihaknya telah memetakan sejumlah jalan yang akan digarap. Sedikitnya, berada di 7 wilayah kerjanya. “Dampaknya terhadap pengerjaan. Semua program, utamanya rehabilitasi jalan ini tidak dilakukan. Kami juga belum tahu kapan kepastian anggaran ini akan ada,” ujarnya.

Mulyono juga enggan menyebutkan nominal anggaran dalam perencanaannya. Namun, ia memastikan kebutuhan anggaran untuk tahun ini lebih besar dibanding tahun kemarin. Tahun kemarin, pihaknya mendapatkan anggaran rehabilitasi jalan sekitar Rp 1,5 miliar. Jumlah itu lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp 2,5 miliar.

“Mengalami peningkatan. Meski sepertinya akan mengalami penurunan. Kami harap itu tidak terjadi. Agar jalan daerah di Kabupaten Probolinggo, dapat diperbaiki. Meski rehabilitasi jalan belum dikerjakan, untuk perbaikan skala prioritas dan urgen kami upayakan dilakukan. Misalnya jalan yang rusak dan tidak dapat dilalui kami perbaiki, namun hanya insidentil saja. Yang penting pengendara bisa melintas,” jelasnya. (mu/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/