alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Pembangunan Desa Pakai DD Tertunda, Tahun Depan Jadi Prioritas

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pagu anggaran dana desa (DD) tahun depan untuk 325 desa di Kabupaten Probolinggo, memang belum turun. Namun, Pemkab Probolinggo, sudah merencanakan penggunaan DD tahun depan akan diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur yang tahun ini tertunda.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Probolinggo Tatok Krismarhento mengatakan, sejauh ini belum ada informasi terkait pagu DD tahun depan. Termasuk regulasi dari Pusat, soal penggunaannya. “Kami masih menunggu dari Pusat, soal alokasi DD dan penggunaannya,” katanya, Senin (19/10).

Tatok menjelaskan, tahun ini sebagian besar DD diperuntukkan penanganan Covid-19. Mulai dari menyediakan tempat karantina di tingkat desa sampai pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Akibat refocusing anggaran itu, tahun ini banyak kegiatan di desa yang tidak terealisasi. Karenanya, tahun depan hampir semua desa mengusulkan kegiatan pembangunan yang sempat tertunda pada tahun ini.

“Dari laporan Musyawarah Desa (Musdes), maysarakat banyak meminta program pembangunan desa diprioritaskan. Khususnya pembangunan yang tertunda terealisasi tahun ini,” jelasnya.

Kondisi itu, kata Tatok, menjadi perhatian Dinas PMD. Selama tidak ada aturan dari Pusat, soal aturan penggunaan DD tahun depan, bisa diartikan desa bisa menggunakan DD sesuai hasil Musdes. Terutama, kegiatan pembangunan infrastruktur.

“Ada juga desa yang mengusulkan pogram lain pada tahun 2021. Pada intinya program apa yang direncanakan tahun 2021, tergantung pada desa hasil Musdes,” ujarnya. (mas/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.