alexametrics
25 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

Pencarian Pemilik Perahu Karam Diperluas ke Kalibuntu

GENDING, Radar Bromo –  Tim gabungan memperluas pencarian Alex, warga Dusun Pasar II, Desa Klaseman, Kecamatan Gending, yang hilang setelah perahunya pecah dan karam. Selasa (19/7), tim menambah satu kayak dan menyisir sampai pantai Desa Kalibuntu. Namun, belum menemukan hasil.

Dua tim yang sebelumnya membagi wilayah penyisiran, kemarin fokus menyisir satu wilayah pencarian. Sebab, jumlah personel yang terlibat juga berkurang.

Setidaknya ada sebanyak 25 personel gabungan yang terdiri atas Satpolairud Polres Probolinggo, Basarnas, BPBD Kabupaten Probolinggo, Tagana, dan Pramuka. Mereka turun bersama melakukan penyisiran.

Koordinator Basarnas Prahista Dian Yudi Winata mengatakan, tim  memulai pencarian dengan menggunakan tiga perahu karet. Perahu tersebut menyisir perairan laut Gending hingga ke timur sampai perairan laut Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan.

“Tim kami lepas di Pantai Pajurangan, sebab lokasi ini lebih cocok untuk perahu karet. Tiga perahu berlayar sampai ke timur wilayah perairan laut Kraksaan,” katanya saat ditemui.

Untuk pencarian kali ini, tim juga menurunkan satu unit kayak yang berisi dua personel. Mereka fokus pada pencarian di sekitar mangrove Pantai Gending sampai Kraksaan.

Kayak sengaja dipakai. Sebab, perahu karet yang sebelumnya digunakan, tidak mampu menyisir wilayah bibir pantai yang ditumbuhi mangrove karena ukurannya terlalu besar.

GENDING, Radar Bromo –  Tim gabungan memperluas pencarian Alex, warga Dusun Pasar II, Desa Klaseman, Kecamatan Gending, yang hilang setelah perahunya pecah dan karam. Selasa (19/7), tim menambah satu kayak dan menyisir sampai pantai Desa Kalibuntu. Namun, belum menemukan hasil.

Dua tim yang sebelumnya membagi wilayah penyisiran, kemarin fokus menyisir satu wilayah pencarian. Sebab, jumlah personel yang terlibat juga berkurang.

Setidaknya ada sebanyak 25 personel gabungan yang terdiri atas Satpolairud Polres Probolinggo, Basarnas, BPBD Kabupaten Probolinggo, Tagana, dan Pramuka. Mereka turun bersama melakukan penyisiran.

Koordinator Basarnas Prahista Dian Yudi Winata mengatakan, tim  memulai pencarian dengan menggunakan tiga perahu karet. Perahu tersebut menyisir perairan laut Gending hingga ke timur sampai perairan laut Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan.

“Tim kami lepas di Pantai Pajurangan, sebab lokasi ini lebih cocok untuk perahu karet. Tiga perahu berlayar sampai ke timur wilayah perairan laut Kraksaan,” katanya saat ditemui.

Untuk pencarian kali ini, tim juga menurunkan satu unit kayak yang berisi dua personel. Mereka fokus pada pencarian di sekitar mangrove Pantai Gending sampai Kraksaan.

Kayak sengaja dipakai. Sebab, perahu karet yang sebelumnya digunakan, tidak mampu menyisir wilayah bibir pantai yang ditumbuhi mangrove karena ukurannya terlalu besar.

MOST READ

BERITA TERBARU

/