alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Cegah Persebaran PMK melalui Kebersihan.

KRAKSAAN, Radar Bromo– Fokus Dinas Pertanian kini mencegah persebaran wabah PMK. Salah satu upaya yang dapat dilakukan meminta peternak tetap menjaga kebersihan kandang.

Hal tersebut diungkap Medik Veteriner Muda Diperta Kabupaten Probolinggo Nikolas Nuryulianto. Dia mengatakan, persebaran PMK dapat di lakukan dengan cara yang sederhana oleh para peternak. “Salah satunya menjaga kebersihan kandangnya. Menjaga setiap hari higiene sanitasi kandang. Peralatan ternak serta siapapun yang masuk keluar kandang tersebut,” katanya, Minggu (19/6).

Ia mengatakan, penyemprotan disinfektan dapat dilakukan di kandang-kandang. Tidak hanya sekali, melainkan tiap hari. Sebab virus tersebut menurutnya dapat menyebar melalui udara. “Tak bisa hanya satu lokasi yang disemprot. Semuanya harus dilakukan penyemprotan supaya memperkecil penyebaran virus PMK. Intinya yang berkaitan dengan kadang,” bebernya.

Sementara itu, pada penanganan ternak yang terpapar PMK dapat di lakukan dengan memberikan ramuan herbal penambah daya tahan tubuh hewan. Seperti kunyit dan sebagainya.

“Imunitas tubuh hewan ini tergantung dari higiene sanitasi yang dilakukan oleh para peternak serta asupan makanan yang diberikan kepada ternaknya,” ujarnya.

Menurut Niko, untuk ternak yang mati, penanganannya saat dikuburkan harus membuat lubang sedalam kurang lebih 2 meter. Sebelum dikubur, ternak itu harus disemprot dengan disinfektan untuk tidak menularkan virusnya dan para pengubur maupun alat-alat yang digunakan juga disemprot.

“Setelah masuk ke liang, ternak tersebut juga disemprot kembali dengan disinfektan. Bisa juga diberikan dengan kapur supaya virusnya tidak berkembang biak dan mati. Selanjutnya ditutup tanah dan disemprot lagi atasnya dengan disinfektan. Semua peralatan maupun orang yang membantu mengubur disemprot kembali supaya setelah pulang ke rumah maupun kandang, tidak menularkan virus PMK,” ujarnya.

KRAKSAAN, Radar Bromo– Fokus Dinas Pertanian kini mencegah persebaran wabah PMK. Salah satu upaya yang dapat dilakukan meminta peternak tetap menjaga kebersihan kandang.

Hal tersebut diungkap Medik Veteriner Muda Diperta Kabupaten Probolinggo Nikolas Nuryulianto. Dia mengatakan, persebaran PMK dapat di lakukan dengan cara yang sederhana oleh para peternak. “Salah satunya menjaga kebersihan kandangnya. Menjaga setiap hari higiene sanitasi kandang. Peralatan ternak serta siapapun yang masuk keluar kandang tersebut,” katanya, Minggu (19/6).

Ia mengatakan, penyemprotan disinfektan dapat dilakukan di kandang-kandang. Tidak hanya sekali, melainkan tiap hari. Sebab virus tersebut menurutnya dapat menyebar melalui udara. “Tak bisa hanya satu lokasi yang disemprot. Semuanya harus dilakukan penyemprotan supaya memperkecil penyebaran virus PMK. Intinya yang berkaitan dengan kadang,” bebernya.

Sementara itu, pada penanganan ternak yang terpapar PMK dapat di lakukan dengan memberikan ramuan herbal penambah daya tahan tubuh hewan. Seperti kunyit dan sebagainya.

“Imunitas tubuh hewan ini tergantung dari higiene sanitasi yang dilakukan oleh para peternak serta asupan makanan yang diberikan kepada ternaknya,” ujarnya.

Menurut Niko, untuk ternak yang mati, penanganannya saat dikuburkan harus membuat lubang sedalam kurang lebih 2 meter. Sebelum dikubur, ternak itu harus disemprot dengan disinfektan untuk tidak menularkan virusnya dan para pengubur maupun alat-alat yang digunakan juga disemprot.

“Setelah masuk ke liang, ternak tersebut juga disemprot kembali dengan disinfektan. Bisa juga diberikan dengan kapur supaya virusnya tidak berkembang biak dan mati. Selanjutnya ditutup tanah dan disemprot lagi atasnya dengan disinfektan. Semua peralatan maupun orang yang membantu mengubur disemprot kembali supaya setelah pulang ke rumah maupun kandang, tidak menularkan virus PMK,” ujarnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/