alexametrics
28 C
Probolinggo
Sunday, 16 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Mau Kerja, Karyawati asal Paiton Jadi Korban Tabrak Lari di Kraksaan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Nahas menimpa Sunarti, 46. Perempuan asal Desa Jabung Sisir, Kecamatan Paiton, tersebut mengalami kecelakaan saat hendak berangkat bekerja di Jalan Raya Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Selasa (20/4) pagi. Korban akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menurut informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, peristiwa ini bermula saat korban yang merupakan karyawan di sebuah pabrik rokok, mau berangkat bekerja pukul 04.45. Sunarti mengendarai motor Honda Scoopy bernomor polisi N 2503 NI.

Sunarti tidak sendirian. Dia berboncengan dengan rekannya yakni Sholehati, 37, yang juga sama-sama warga Desa Jabung Sisir, Kecamatan Paiton. Motor mereka melaju dari arah timur ke barat.

Selama perjalanan, mulanya tidak ada kendala. Petaka baru terjadi saat keduanya melaju di Jalan Raya Asembarkor. Tiba-tiba sebuah motor tidak dikenal melaju dari arah barat ke timur. Motor itu mau mendahului sebuah truk yang berjalan searah di depannya.

Nah, saat hendak menyalip, diduga haluan pengemudi terlalu ke kanan. Bahkan motor melewati pembatas jalan dan masuk ke jalur yang berlawanan. Akhirnya terjadi tabrakan dengan korban.

“Kedua korban hendak berangkat bekerja. Sampai di ruas jalan Raya Desa Asembakor, Kraksaan, melaju kendaraan dari arah yang berlawanan. Kemungkinan karena laju kendaraan cukup kencang dan jarak pandang terbatas, akhirnya kecelakaan pun tidak dapat dihindarkan,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Iptu Nyoman Harayasa.

Tabrakan tersebut membuat Sunarti dan Sholehati terpelanting dan jatuh. Diduga korban yang saat itu sedang mengemudikan motor, jatuh dengan kepala membentur aspal. Benturan yang keras membuat korban mengalami pendarahan.

Luka yang dialami korban diduga parah. Sebab, darah banyak keluar dari kepalanya, sehingga korban tidak dapat bertahan. Hingga akhirnya meninggal dunia di TKP. Sementara itu Sholehati, yang mengalami shock dan luka akhirnya dievakuasi ke RS Graha Sehat untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Pengendara motor Sunarti, meninggal dunia akibat luka yang dialaminya. Sementara Sholehati yang dibonceng mengalami luka ringan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat,” beber Harayasa.

Sementara, pemotor yang menabrak keduanya, kabur. Bahkan, kecelakaan ini baru diketahui setelah ada pengendara lain yang melintas dan secepatnya menolong korban. (ar/fun)

 

Mobile_AP_Rectangle 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Nahas menimpa Sunarti, 46. Perempuan asal Desa Jabung Sisir, Kecamatan Paiton, tersebut mengalami kecelakaan saat hendak berangkat bekerja di Jalan Raya Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Selasa (20/4) pagi. Korban akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menurut informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, peristiwa ini bermula saat korban yang merupakan karyawan di sebuah pabrik rokok, mau berangkat bekerja pukul 04.45. Sunarti mengendarai motor Honda Scoopy bernomor polisi N 2503 NI.

Sunarti tidak sendirian. Dia berboncengan dengan rekannya yakni Sholehati, 37, yang juga sama-sama warga Desa Jabung Sisir, Kecamatan Paiton. Motor mereka melaju dari arah timur ke barat.

Mobile_AP_Half Page

Selama perjalanan, mulanya tidak ada kendala. Petaka baru terjadi saat keduanya melaju di Jalan Raya Asembarkor. Tiba-tiba sebuah motor tidak dikenal melaju dari arah barat ke timur. Motor itu mau mendahului sebuah truk yang berjalan searah di depannya.

Nah, saat hendak menyalip, diduga haluan pengemudi terlalu ke kanan. Bahkan motor melewati pembatas jalan dan masuk ke jalur yang berlawanan. Akhirnya terjadi tabrakan dengan korban.

“Kedua korban hendak berangkat bekerja. Sampai di ruas jalan Raya Desa Asembakor, Kraksaan, melaju kendaraan dari arah yang berlawanan. Kemungkinan karena laju kendaraan cukup kencang dan jarak pandang terbatas, akhirnya kecelakaan pun tidak dapat dihindarkan,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Iptu Nyoman Harayasa.

Tabrakan tersebut membuat Sunarti dan Sholehati terpelanting dan jatuh. Diduga korban yang saat itu sedang mengemudikan motor, jatuh dengan kepala membentur aspal. Benturan yang keras membuat korban mengalami pendarahan.

Luka yang dialami korban diduga parah. Sebab, darah banyak keluar dari kepalanya, sehingga korban tidak dapat bertahan. Hingga akhirnya meninggal dunia di TKP. Sementara itu Sholehati, yang mengalami shock dan luka akhirnya dievakuasi ke RS Graha Sehat untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Pengendara motor Sunarti, meninggal dunia akibat luka yang dialaminya. Sementara Sholehati yang dibonceng mengalami luka ringan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat,” beber Harayasa.

Sementara, pemotor yang menabrak keduanya, kabur. Bahkan, kecelakaan ini baru diketahui setelah ada pengendara lain yang melintas dan secepatnya menolong korban. (ar/fun)

 

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2