alexametrics
27.8 C
Probolinggo
Tuesday, 16 August 2022

Jumlah Penerima PKH di Kab Probolinggo Naik dari Tahap 1

DRINGU, Radar Bromo – Data keluarga penerima manfaat (KPM) program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Probolinggo meningkat dari tahap sebelumnya. Kenaikan jumlah KPM mungkin terjadi karena ada KPM baru disetujui oleh Kementerian Sosial.

“Dari data yang ada pada tahap satu yang sudah salurkan pada bulan Januari lalu jumlahnya 92.673 KPM. Kemudian pada tahap kedua yang rencananya akan disalurkan pada bulan April mendatang ada sekitar 92.950 KPM,” kata koordinator PKH Kabupaten Probolinggo, Fathurrozi Amien.

Menurutnya, penambahan ini terjadi setelah beberapa waktu lalu saat Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo mendapatkan validasi PKH sebanyak 14.000 KPM. Dari jumlah itu, sebanyak 9.000 KPM dinyatakan valid.

Namun demikian calon KPM yang telah dinyatakan valid tersebut, tidak serta merta dapat menjadi KPM. Melainkan harus ada persetujuan dari Kementerian Sosial berdasarkan jumlah kuota yang tersedia.

“Sebelumnya memang sudah ada data dari Kementerian. Kemudian kami melakukan verifikasi dan validasi. Nanti yang memenuhi syarat akan diusulkan menjadi Calon KPM,” ujarnya.

Fathurrozi menambahkan, jika penambahan jumlah KPM bisa terjadi karena ada beberapa kewajiban yang harus dilaksanakan oleh KPM yang tidak dilaksanakan. Sehingga menyebabkan tertundanya penyaluran PKH. Namun setelah kewajiban yang dilakukan, maka bantuan tersebut dapat diterimanya kembali. Otomatis jumlah KPM juga bertambah.

“Ada beberapa kewajiban yang harus dipenuhi. Jika tidak, maka komitmen yang harus dilaksanakan tidak tercapai. Maka akan ada proses pending, situasi akan kembali seperti semula jika kewajiban sudah dipenuhi,” pungkasnya. (ar/fun)

DRINGU, Radar Bromo – Data keluarga penerima manfaat (KPM) program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Probolinggo meningkat dari tahap sebelumnya. Kenaikan jumlah KPM mungkin terjadi karena ada KPM baru disetujui oleh Kementerian Sosial.

“Dari data yang ada pada tahap satu yang sudah salurkan pada bulan Januari lalu jumlahnya 92.673 KPM. Kemudian pada tahap kedua yang rencananya akan disalurkan pada bulan April mendatang ada sekitar 92.950 KPM,” kata koordinator PKH Kabupaten Probolinggo, Fathurrozi Amien.

Menurutnya, penambahan ini terjadi setelah beberapa waktu lalu saat Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo mendapatkan validasi PKH sebanyak 14.000 KPM. Dari jumlah itu, sebanyak 9.000 KPM dinyatakan valid.

Namun demikian calon KPM yang telah dinyatakan valid tersebut, tidak serta merta dapat menjadi KPM. Melainkan harus ada persetujuan dari Kementerian Sosial berdasarkan jumlah kuota yang tersedia.

“Sebelumnya memang sudah ada data dari Kementerian. Kemudian kami melakukan verifikasi dan validasi. Nanti yang memenuhi syarat akan diusulkan menjadi Calon KPM,” ujarnya.

Fathurrozi menambahkan, jika penambahan jumlah KPM bisa terjadi karena ada beberapa kewajiban yang harus dilaksanakan oleh KPM yang tidak dilaksanakan. Sehingga menyebabkan tertundanya penyaluran PKH. Namun setelah kewajiban yang dilakukan, maka bantuan tersebut dapat diterimanya kembali. Otomatis jumlah KPM juga bertambah.

“Ada beberapa kewajiban yang harus dipenuhi. Jika tidak, maka komitmen yang harus dilaksanakan tidak tercapai. Maka akan ada proses pending, situasi akan kembali seperti semula jika kewajiban sudah dipenuhi,” pungkasnya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/