alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

147 Ribu Diajukan ke Pusat untuk Vaksinasi Tahap Dua

DRINGU, Radar Bromo – Vaksinasi tahap pertama di Kabupaten Probolinggo sudah tuntas. Jumat (19/2), sebagai pencanangan suksesi vaksinasi, sebanyak 13 pejabat dan tokoh publik di Kabupaten Probolinggo, disuntik vaksin dosis pertama sebagai penutup. Kini, Satgas Penanganan Covid-19, mulai siapkan vaksinasi tahap kedua.

Sampai Jumat, ada sekitar 147 ribu orang yang di-entry, untuk diajukan masuk daftar vaksinasi. Hanya saja, hingga saat ini belum ada kejelasan dari pemerintah pusat, terkait jatah atau kuota dosis vaksin tahap kedua di Kabupaten Probolinggo.

”Tahap dua masih tunggu informasi kuota vaksinasi dan sasarannya dari pusat. Dijanjikan dalam waktu dekat akan turun,” kata kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, Sodiq Tjahjono.

Saat pencanangan vaksinasi Covid-19 Kabupaten Probolinggo di pendapa, Sodiq mengaku, sampai saat ini belum dapat laporan dari pusat, terkait kuota dan sasaran vaksinasi tahap dua. Namun, pihaknya sudah mengirim ke semua instansi, untuk diminta data calon penerima vaksin tahap II, sebagai data pemuktahiran atau pencocokan dengan data dari pusat.

”Kami juga sudah kirim surat ke semua instansi untuk diminta data nama-namanya. Untuk saat ini, data sasaran vaksinasi tahap dua yang di-entry ke pusat sekitar 147 ribu jiwa. Terdiri dari unsur TNI, Polri dan petugas pelayanan di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Probolinggo P. Tantriana Sari mengatakan, vaksinasi tahap pertama sudah tuntas 100 persen dilakukan. Sebanyak 13 pejabat dan tokoh publik di Kabupaten Probolinggo disuntik vaksin tahap pertama sebagai pencanangan vaksin Covid-19 di Kabupaten Probolinggo. Dengan ini, semakin tumbuhkan kepercayaan dan keyakinan masyarakat, terkait vaksinasi sebagai penambah antibodi. Termasuk tidak adanya efek gejala membahayakan setelah disuntik vaksin.

”Pejabat dan tokoh publik yang disuntik vaksin, mulai ketua DPRD, ulama dan lainnya, menegaskan kembali pada masyarakat bahwa vaksin itu baik. Sebagai antibodi menghadapi Covid-19. Kami akan terus berikan edukasi, sosialisasi untuk memberikan pemahaman pada masyarakat,” ungkapnya. (mas/fun)

DRINGU, Radar Bromo – Vaksinasi tahap pertama di Kabupaten Probolinggo sudah tuntas. Jumat (19/2), sebagai pencanangan suksesi vaksinasi, sebanyak 13 pejabat dan tokoh publik di Kabupaten Probolinggo, disuntik vaksin dosis pertama sebagai penutup. Kini, Satgas Penanganan Covid-19, mulai siapkan vaksinasi tahap kedua.

Sampai Jumat, ada sekitar 147 ribu orang yang di-entry, untuk diajukan masuk daftar vaksinasi. Hanya saja, hingga saat ini belum ada kejelasan dari pemerintah pusat, terkait jatah atau kuota dosis vaksin tahap kedua di Kabupaten Probolinggo.

”Tahap dua masih tunggu informasi kuota vaksinasi dan sasarannya dari pusat. Dijanjikan dalam waktu dekat akan turun,” kata kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, Sodiq Tjahjono.

Saat pencanangan vaksinasi Covid-19 Kabupaten Probolinggo di pendapa, Sodiq mengaku, sampai saat ini belum dapat laporan dari pusat, terkait kuota dan sasaran vaksinasi tahap dua. Namun, pihaknya sudah mengirim ke semua instansi, untuk diminta data calon penerima vaksin tahap II, sebagai data pemuktahiran atau pencocokan dengan data dari pusat.

”Kami juga sudah kirim surat ke semua instansi untuk diminta data nama-namanya. Untuk saat ini, data sasaran vaksinasi tahap dua yang di-entry ke pusat sekitar 147 ribu jiwa. Terdiri dari unsur TNI, Polri dan petugas pelayanan di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Probolinggo P. Tantriana Sari mengatakan, vaksinasi tahap pertama sudah tuntas 100 persen dilakukan. Sebanyak 13 pejabat dan tokoh publik di Kabupaten Probolinggo disuntik vaksin tahap pertama sebagai pencanangan vaksin Covid-19 di Kabupaten Probolinggo. Dengan ini, semakin tumbuhkan kepercayaan dan keyakinan masyarakat, terkait vaksinasi sebagai penambah antibodi. Termasuk tidak adanya efek gejala membahayakan setelah disuntik vaksin.

”Pejabat dan tokoh publik yang disuntik vaksin, mulai ketua DPRD, ulama dan lainnya, menegaskan kembali pada masyarakat bahwa vaksin itu baik. Sebagai antibodi menghadapi Covid-19. Kami akan terus berikan edukasi, sosialisasi untuk memberikan pemahaman pada masyarakat,” ungkapnya. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/