alexametrics
25.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Sebanyak 400 Siswa SD IT Permata Divaksin

KRAKSAAN, Radar Bromo – Percepatan vaksinasi anak dengan rentang usia 6 sampai 11 tahun menjadi atensi di Kabupaten Probolinggo. Tak terkecuali di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Permata Kraksaan. Rabu (19/1) sedikitnya 400 siswa divaksin. Dalam pelaksanaan vaksinasi, sekolah berkoordinasi dengan Polres Probolinggo dan Dinas Kesehatan.

Ketua Yayasan Ishlahul Ummah yang membawahi SD IT dan TK IT Permata, Yasin mengatakan, pelaksanaan vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar. Agar anak terhindar dari paparan virus Covid-19 yang saat ini masih menjadi perhatian.

“Penyuntikan vaksin anak menjadi salah satu upaya. Anak masuk dalam kategori rentan terpapar. Dengan penyuntikan vaksin ini nantinya akan meningkatkan imunitas anak,” tandasnya.

BERANI: Seorang siswa sedang divaksin. Percepatan vaksinasi anak hingga kini terus dilakukan agar segera mencapai target. (Foto: Yasin for Jawa Pos Radar Bromo)

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, anak didampingi langsung orang tua atau wali murid. Sehingga dapat mengetahui langsung proses penyuntikan. Setelah vaksinasi juga dapat menyaksikan langsung efek yang dirasakan langsung buah hati.

“Ikhtiar maksimal baik lahir dengan vaksin maupun batin dengan doa serta tetap menjalankan prokes,” ujar Yasin yang juga Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo ini.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Percepatan vaksinasi anak dengan rentang usia 6 sampai 11 tahun menjadi atensi di Kabupaten Probolinggo. Tak terkecuali di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Permata Kraksaan. Rabu (19/1) sedikitnya 400 siswa divaksin. Dalam pelaksanaan vaksinasi, sekolah berkoordinasi dengan Polres Probolinggo dan Dinas Kesehatan.

Ketua Yayasan Ishlahul Ummah yang membawahi SD IT dan TK IT Permata, Yasin mengatakan, pelaksanaan vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar. Agar anak terhindar dari paparan virus Covid-19 yang saat ini masih menjadi perhatian.

“Penyuntikan vaksin anak menjadi salah satu upaya. Anak masuk dalam kategori rentan terpapar. Dengan penyuntikan vaksin ini nantinya akan meningkatkan imunitas anak,” tandasnya.

BERANI: Seorang siswa sedang divaksin. Percepatan vaksinasi anak hingga kini terus dilakukan agar segera mencapai target. (Foto: Yasin for Jawa Pos Radar Bromo)

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, anak didampingi langsung orang tua atau wali murid. Sehingga dapat mengetahui langsung proses penyuntikan. Setelah vaksinasi juga dapat menyaksikan langsung efek yang dirasakan langsung buah hati.

“Ikhtiar maksimal baik lahir dengan vaksin maupun batin dengan doa serta tetap menjalankan prokes,” ujar Yasin yang juga Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo ini.

MOST READ

BERITA TERBARU

/