alexametrics
29.4 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Ditemukan saat Sakit, Tunawisma Ini Dirawat, Tapi Meninggal

PAJARAKAN, Radar Bromo – Malang nian nasib pria tunawisma yang sempat ditemukan telantar. Tunawisma yang usianya sudah lanjut tersebut, ditemukan Sabtu (15/1) sore. Kondisinya sakit. Hingga Selasa (18/1) lalu, tunawisma yang identitasnya belum diketahui tersebut, meninggal dunia. Hingga Rabu (19/1) petugas masih kesulitan menemukan identitas jenazah yang tersimpan di Kamar Mayat tersebut.

Kejadian ini bermula saat petugas jaga Polsek Pajarakan menerima informasi masyarakat bahwa ada seorang pria tunawisma di sekitar diler motor di Desa Sukomulyo, Pajarakan, Sabtu (15/1) sore. Pria itu tercebur di sebuah got. Warga yang menemukan pun menolong dan memberikan pakaian.

“Karena kasihan warga menolongnya. Saat diajak berkomunikasi, orang tersebut cenderung diam saja,” kata Kapolsek Pajarakan AKP Sugeng Harianto Rabu (19/1).

TANPA IDENTITAS: Kondisi tunawisma saat diberikan pertolongan di shelter dan rumah sakit. Pria tanpa identitas tersebut akhirnya meninggal dunia dan jenazahnya masih berada di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. (Foto: Polsek Pajarakan for Jawa Pos Radar Bromo)

Melihat kondisi tunawisma yang tidak terawat, petugas kemudian membawanya ke Puskesmas Pajarakan. Selanjutnya setelah mengecek kondisi orang tersebut, puskesmas menyerahkannya ke Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo untuk ditempatkan di rumah singgah. “Diserahkan ke Dinas Sosial sebagai pihak yang berkewenangan untuk menangani orang terlantar,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo Achmad Arif melalui stafnya Muhni, membenarkan jika tunawisma tersebut masuk shelter pada hari Minggu (16/1) siang. Sayangnya saat diterima, kondisi tunawisma sudah dalam keadaan sakit. “Selama di shelter terus kami pantau,” katanya saat dikonfirmasi.

PAJARAKAN, Radar Bromo – Malang nian nasib pria tunawisma yang sempat ditemukan telantar. Tunawisma yang usianya sudah lanjut tersebut, ditemukan Sabtu (15/1) sore. Kondisinya sakit. Hingga Selasa (18/1) lalu, tunawisma yang identitasnya belum diketahui tersebut, meninggal dunia. Hingga Rabu (19/1) petugas masih kesulitan menemukan identitas jenazah yang tersimpan di Kamar Mayat tersebut.

Kejadian ini bermula saat petugas jaga Polsek Pajarakan menerima informasi masyarakat bahwa ada seorang pria tunawisma di sekitar diler motor di Desa Sukomulyo, Pajarakan, Sabtu (15/1) sore. Pria itu tercebur di sebuah got. Warga yang menemukan pun menolong dan memberikan pakaian.

“Karena kasihan warga menolongnya. Saat diajak berkomunikasi, orang tersebut cenderung diam saja,” kata Kapolsek Pajarakan AKP Sugeng Harianto Rabu (19/1).

TANPA IDENTITAS: Kondisi tunawisma saat diberikan pertolongan di shelter dan rumah sakit. Pria tanpa identitas tersebut akhirnya meninggal dunia dan jenazahnya masih berada di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. (Foto: Polsek Pajarakan for Jawa Pos Radar Bromo)

Melihat kondisi tunawisma yang tidak terawat, petugas kemudian membawanya ke Puskesmas Pajarakan. Selanjutnya setelah mengecek kondisi orang tersebut, puskesmas menyerahkannya ke Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo untuk ditempatkan di rumah singgah. “Diserahkan ke Dinas Sosial sebagai pihak yang berkewenangan untuk menangani orang terlantar,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo Achmad Arif melalui stafnya Muhni, membenarkan jika tunawisma tersebut masuk shelter pada hari Minggu (16/1) siang. Sayangnya saat diterima, kondisi tunawisma sudah dalam keadaan sakit. “Selama di shelter terus kami pantau,” katanya saat dikonfirmasi.

MOST READ

BERITA TERBARU

/