alexametrics
24.7 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Retribusi Pasar di Kab Probolinggo Baru 70 Persen

KRAKSAAN, Radar Bromo – Waktu terus berjalan. Tahun anggaran 2021, tinggal beberapa bulan lagi. Namun, capaian pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi pasar di Kabupaten Probolinggo, masih jauh dari target. Sampai kemarin baru mencapai 70 persen.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo, terus berupaya mengejarnya. Kekurangan capaian target pasar menjadi perhatian serius. Targetnya harus tercapai. Atau, minimal mendekati target.

“Target pasar yang harus dicapai Rp 3,9 miliar. Sampai saat ini masih tercapai 70 persen. Kami upayakan tercapai hingga akhir tahun,” ujar Kasi Pengelola Pasar Disperindag Kabupaten Probolinggo, Aditya Arya Guntoro.

Target tersebut dirasa masih berat. Karena, saat ini kondisi pasar belum sepenuhnya stabil. Namun, adanya kelonggaran dalam PPKM Level 2 menjadi angin segar bagi pedagang pasar. Pengunjung pasar berangsur-angsur meningkat. Meski sejauh ini belum memberikan efek yang cukup signifgikan bagi omzet pedagang.

Kan baru dua pekan ini ada kelonggaran. Dilihat dari jumlah kujungan pasar, tidak nampak mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” ungkapnya.

Karenanya, kini Disperindag terus mengawasi perkembangan pasar. Mengingat, sejumlah pasar di Kabupaten Probolinggo, masih tetap menjalankan sistem penjualan secara online kepada pelanggan. Hal ini juga diharapkan turut memberikan kontribusi pada omzet pedagang.

“Sejauh ini masih terus kami amati situasinya seperti apa. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, saat ini masih lebih baik. Aktivitas pasar masih dapat dikatakan normal meski pengunjung tidak banyak,” ujarnya. (ar/rud)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Waktu terus berjalan. Tahun anggaran 2021, tinggal beberapa bulan lagi. Namun, capaian pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi pasar di Kabupaten Probolinggo, masih jauh dari target. Sampai kemarin baru mencapai 70 persen.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo, terus berupaya mengejarnya. Kekurangan capaian target pasar menjadi perhatian serius. Targetnya harus tercapai. Atau, minimal mendekati target.

“Target pasar yang harus dicapai Rp 3,9 miliar. Sampai saat ini masih tercapai 70 persen. Kami upayakan tercapai hingga akhir tahun,” ujar Kasi Pengelola Pasar Disperindag Kabupaten Probolinggo, Aditya Arya Guntoro.

Target tersebut dirasa masih berat. Karena, saat ini kondisi pasar belum sepenuhnya stabil. Namun, adanya kelonggaran dalam PPKM Level 2 menjadi angin segar bagi pedagang pasar. Pengunjung pasar berangsur-angsur meningkat. Meski sejauh ini belum memberikan efek yang cukup signifgikan bagi omzet pedagang.

Kan baru dua pekan ini ada kelonggaran. Dilihat dari jumlah kujungan pasar, tidak nampak mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” ungkapnya.

Karenanya, kini Disperindag terus mengawasi perkembangan pasar. Mengingat, sejumlah pasar di Kabupaten Probolinggo, masih tetap menjalankan sistem penjualan secara online kepada pelanggan. Hal ini juga diharapkan turut memberikan kontribusi pada omzet pedagang.

“Sejauh ini masih terus kami amati situasinya seperti apa. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, saat ini masih lebih baik. Aktivitas pasar masih dapat dikatakan normal meski pengunjung tidak banyak,” ujarnya. (ar/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/