alexametrics
31.7 C
Probolinggo
Monday, 8 August 2022

Petani Tembakau di Probolinggo Panen Dini karena Hama

KOTAANYAR, Radar Bromo – Musim tanam tembakau di Kabupaten Probolinggo, sebenarnya belum selesai. Bahkan ada sebagian wilayah yang baru menanam. Tetapi ada sejumlah petani yang mulai memanen. Penyebabnya karena tanaman tembakau mereka terkena penyakit atau hama.

Seperti yang dialami petani di Desa Sampirampak Kidul, Kecamatan Kotaanyar. Para petani rupanya sudah mulai panen lebih awal. Hanya sekitar dua bulan, terhitung dari masa tanam awal.

Panen lebih awal tersebut salah satunya dilakukan oleh Samsul Hadi, 45, salah satu petani Desa Sambirampak. Dia bilang, lahan tembakaunya mulai dipanen sejak dua hari yang lalu. “Untuk antisipasi kerugian. Sebab terserang penyakit,” katanya, Senin (18/7).

Penyakit yang menyerang lahan tembakaunya adalah penyakit atau londrak atau hama thrips. Hama ini, diungkap Samsul, menyerang bagian daun tembakau. Sehingga ada bintik-bintik ke kuning kecoklatan pada daun tembakau.

“Diserang londrak, sehingga belum waktunya daun masak menjadi kelihatan seperti masak. Sehingga merusak daun. Ada bintik-bintiknya. Kadang kalau sudah terkena itu, daun juga kriting,” ujarnya.

Hama londrak tersebut, lanjutnya, dapat menurunkan kualitas tembakau. Sebab, belum waktunya panen sudah harus dipanen. Agar tidak merambat ke yang lain.

“Kalau tidak dipanen, bisa nanti terkena semua. Lagi, kalau sudah terkena londrak, pertumbuhan tidak maksimal,” ujarnya.

KOTAANYAR, Radar Bromo – Musim tanam tembakau di Kabupaten Probolinggo, sebenarnya belum selesai. Bahkan ada sebagian wilayah yang baru menanam. Tetapi ada sejumlah petani yang mulai memanen. Penyebabnya karena tanaman tembakau mereka terkena penyakit atau hama.

Seperti yang dialami petani di Desa Sampirampak Kidul, Kecamatan Kotaanyar. Para petani rupanya sudah mulai panen lebih awal. Hanya sekitar dua bulan, terhitung dari masa tanam awal.

Panen lebih awal tersebut salah satunya dilakukan oleh Samsul Hadi, 45, salah satu petani Desa Sambirampak. Dia bilang, lahan tembakaunya mulai dipanen sejak dua hari yang lalu. “Untuk antisipasi kerugian. Sebab terserang penyakit,” katanya, Senin (18/7).

Penyakit yang menyerang lahan tembakaunya adalah penyakit atau londrak atau hama thrips. Hama ini, diungkap Samsul, menyerang bagian daun tembakau. Sehingga ada bintik-bintik ke kuning kecoklatan pada daun tembakau.

“Diserang londrak, sehingga belum waktunya daun masak menjadi kelihatan seperti masak. Sehingga merusak daun. Ada bintik-bintiknya. Kadang kalau sudah terkena itu, daun juga kriting,” ujarnya.

Hama londrak tersebut, lanjutnya, dapat menurunkan kualitas tembakau. Sebab, belum waktunya panen sudah harus dipanen. Agar tidak merambat ke yang lain.

“Kalau tidak dipanen, bisa nanti terkena semua. Lagi, kalau sudah terkena londrak, pertumbuhan tidak maksimal,” ujarnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/