alexametrics
26 C
Probolinggo
Friday, 20 May 2022

Anggaran Menipis, Perbaikan Alun-alun Kraksaan Fokus Sisi Selatan

KRAKSAAN, Radar Bromo – Proyek lanjutan Alun-alun Kraksaan bakal dilanjutkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo. Menipisnya anggaran yang tersedia membuat kelanjutan proyek hanya akan dilakukan pada alun-alun sisi sebelah selatan.

Perubahan rencana dilakukan setelah terjadi refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. Sebelumnya DLH telah menganggakan Rp 950 juta untuk lanjutan proyek. Namun setelah ada kebijakan refocusing anggaran turun menjadi Rp 350 juta. Sehingga hanya akan dilanjutkan pada titik yang paling penting dan dimanfaatkan banyak pengunjung.

“Kelanjutan proyek alun-alun tetap akan dilakukan namun tidak dapat dilaksanakan secara maksimal lantaran anggaran yang tersedia cukup terbatas,” ujar Kepala DLH Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi.

Dwijoko melanjutkan, jika alun-alun sisi sebelah selatan menjadi target lanjutan proyek. Sebab lokasinya cukup strategis dibandingkan dengan sisi alun-alun yang lain. Berada tepat dijalan pantura dan berhadapan langsung dengan Kantor Pemkab Probolinggo. Menjadikan sisi selatan cenderung lebih ramai dibandingkan dengan sisi lainnya.

DLH berencana menambah beberapa unit lampu penerangan untuk meningkatkan keamanan. Sehingga mampu menghindarkan atau meminimalisir angka potensi kriminalitas yang mungkin terjadi. Tidak hanya itu nantinya juga akan dilakukan penambahan fasilitas permainan anak, dan beberapa fasilitas lainnya.

“Tempat bermain anak akan kami tambah, penerangan dan beberapa fasilitas pelengkap lainnya turut dilengkapi menyesuaikan ketersediaan anggaran,” katanya.

Sebelumnya DLH memprediksikan sisa anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk Pemiliharaan yang mencakup perbaikan fasilitas alun-alun yang sebelumnya sudah ada. Meliputi areal bermain anak-anak, tempat duduk, gazebo, tempat sampah, dan fasilitas umum lainnya. Agar tetap dapat digunakan sesuai fungsi dan peruntukannya.

Untuk memastikan fasilitas berfungsi dengan baik, petugas setiap harinya akan melakukan pengecekan. Jika ditemukan ada fasilitas yang rusak atau tidak berfungsi akan segera dilakukan perbaikan. Setelah melakukan pertimbangan yang matang, akhirnya DLH memutuskan untuk melanjutkan proyek namun hanya dilakukan pada sisi sebelah selatan saja.

“Saat ini proyek tengah dilelang, perkiraan bulan depan sudah mulai dibangun. Nantinya alun-alun semakin nyaman untuk dikunjungi,” ucapnya. (ar/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Proyek lanjutan Alun-alun Kraksaan bakal dilanjutkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo. Menipisnya anggaran yang tersedia membuat kelanjutan proyek hanya akan dilakukan pada alun-alun sisi sebelah selatan.

Perubahan rencana dilakukan setelah terjadi refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. Sebelumnya DLH telah menganggakan Rp 950 juta untuk lanjutan proyek. Namun setelah ada kebijakan refocusing anggaran turun menjadi Rp 350 juta. Sehingga hanya akan dilanjutkan pada titik yang paling penting dan dimanfaatkan banyak pengunjung.

“Kelanjutan proyek alun-alun tetap akan dilakukan namun tidak dapat dilaksanakan secara maksimal lantaran anggaran yang tersedia cukup terbatas,” ujar Kepala DLH Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi.

Dwijoko melanjutkan, jika alun-alun sisi sebelah selatan menjadi target lanjutan proyek. Sebab lokasinya cukup strategis dibandingkan dengan sisi alun-alun yang lain. Berada tepat dijalan pantura dan berhadapan langsung dengan Kantor Pemkab Probolinggo. Menjadikan sisi selatan cenderung lebih ramai dibandingkan dengan sisi lainnya.

DLH berencana menambah beberapa unit lampu penerangan untuk meningkatkan keamanan. Sehingga mampu menghindarkan atau meminimalisir angka potensi kriminalitas yang mungkin terjadi. Tidak hanya itu nantinya juga akan dilakukan penambahan fasilitas permainan anak, dan beberapa fasilitas lainnya.

“Tempat bermain anak akan kami tambah, penerangan dan beberapa fasilitas pelengkap lainnya turut dilengkapi menyesuaikan ketersediaan anggaran,” katanya.

Sebelumnya DLH memprediksikan sisa anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk Pemiliharaan yang mencakup perbaikan fasilitas alun-alun yang sebelumnya sudah ada. Meliputi areal bermain anak-anak, tempat duduk, gazebo, tempat sampah, dan fasilitas umum lainnya. Agar tetap dapat digunakan sesuai fungsi dan peruntukannya.

Untuk memastikan fasilitas berfungsi dengan baik, petugas setiap harinya akan melakukan pengecekan. Jika ditemukan ada fasilitas yang rusak atau tidak berfungsi akan segera dilakukan perbaikan. Setelah melakukan pertimbangan yang matang, akhirnya DLH memutuskan untuk melanjutkan proyek namun hanya dilakukan pada sisi sebelah selatan saja.

“Saat ini proyek tengah dilelang, perkiraan bulan depan sudah mulai dibangun. Nantinya alun-alun semakin nyaman untuk dikunjungi,” ucapnya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/