alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Bisa Tambah 2 Lembaga Sekolah di Tiap Kecamatan untuk Tatap Muka

KURIPAN, Radar Bromo – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo sudah menggelar uji coba pembelajaran tatap muka yang berlangsung di 6 kecamatan. Hasilnya berjalan sesuai harapan. Dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, pembelajaran tatap muka bisa terlaksana. Rencananya, Dispendik bakal menambah sekolah yang akan gelar pembelajaran tatap muka.

Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo, Fathur Rozi saat dikonfirmasi mengatakan, hasil evaluasi pembelajaran tatap muka yang berlangsung di 6 SDN dan 6 SMPN, berjalan maksimal. Pihak sekolah, guru dan walimurid tetap tertib prokes. Sehingga, pembelajaran tatap muka berjalan dengan lancar, dan tidak terjadi penyebaran virus korona.

”Uji coba pembelajaran atap muka yang sudah digelar, berjalan dengan lancar. Tidak ada penyebaran Covid-19 di lembaga sekolah tersebut,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Enam kecamatan yang sudah mulai menggelar pembelajaran tatap muka di Kecamatan Lumbang, Wonomerto, Sumber, Kuripan, Tiris dan Krucil. Tiap kecamatan ada satu lembaga SDN dan satu SMPN yang diizinkan untuk menggelar uji coba pembelajaran tatap muka.

Kadispendik mengungkapkan, sesuai hasil evaluasi, pihaknya kini tengah menyiapkan SDN lain yang akan ikut serta menggelar pembelajaran tatap muka. Namun, masih dalam lingkup enam kecamatan tersebut. Karena, sejauh ini wilayah kecamatan yang konsisten zona hijau penyebaran Covid-19, baru enam kecamatan tersebut.

”Nanti kami rencanakan tiap kecamatan ditambah dua SDN untuk diadakan pembelajaran tatap muka. Atau paling tidak bisa tambah satu SDN. Tapi masih di enam kecamatan yang zona hijau tersebut,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, sebagai langkah awal pembelajaran tatap muka di Kabupaten Probolinggo, Dispendik melakukan uji coba di 12 lembaga SDN-SMPN yang berada di wilayah zona hijau. Yaitu Kecamatan Lumbang, Sumber, Kuripan, Wonomerto, Tiris, dan Krucil. (mas/fun)

KURIPAN, Radar Bromo – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo sudah menggelar uji coba pembelajaran tatap muka yang berlangsung di 6 kecamatan. Hasilnya berjalan sesuai harapan. Dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, pembelajaran tatap muka bisa terlaksana. Rencananya, Dispendik bakal menambah sekolah yang akan gelar pembelajaran tatap muka.

Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo, Fathur Rozi saat dikonfirmasi mengatakan, hasil evaluasi pembelajaran tatap muka yang berlangsung di 6 SDN dan 6 SMPN, berjalan maksimal. Pihak sekolah, guru dan walimurid tetap tertib prokes. Sehingga, pembelajaran tatap muka berjalan dengan lancar, dan tidak terjadi penyebaran virus korona.

”Uji coba pembelajaran atap muka yang sudah digelar, berjalan dengan lancar. Tidak ada penyebaran Covid-19 di lembaga sekolah tersebut,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Enam kecamatan yang sudah mulai menggelar pembelajaran tatap muka di Kecamatan Lumbang, Wonomerto, Sumber, Kuripan, Tiris dan Krucil. Tiap kecamatan ada satu lembaga SDN dan satu SMPN yang diizinkan untuk menggelar uji coba pembelajaran tatap muka.

Kadispendik mengungkapkan, sesuai hasil evaluasi, pihaknya kini tengah menyiapkan SDN lain yang akan ikut serta menggelar pembelajaran tatap muka. Namun, masih dalam lingkup enam kecamatan tersebut. Karena, sejauh ini wilayah kecamatan yang konsisten zona hijau penyebaran Covid-19, baru enam kecamatan tersebut.

”Nanti kami rencanakan tiap kecamatan ditambah dua SDN untuk diadakan pembelajaran tatap muka. Atau paling tidak bisa tambah satu SDN. Tapi masih di enam kecamatan yang zona hijau tersebut,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, sebagai langkah awal pembelajaran tatap muka di Kabupaten Probolinggo, Dispendik melakukan uji coba di 12 lembaga SDN-SMPN yang berada di wilayah zona hijau. Yaitu Kecamatan Lumbang, Sumber, Kuripan, Wonomerto, Tiris, dan Krucil. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/