alexametrics
27.2 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Warga Wangkal Swadaya Perbaiki Jalan, Urunan Duit hingga Beli Semen

GADING, Radar Bromo – Warga di Desa Wangkal mungkin sudah geregetan atas rusaknya jalan di desanya. Tak ingin menunggu pemerintah, warga akhirnya membenahi jalan yang menjadi akses menuju Pasar Umum Daerah (PUD) Wangkal. Warga secara swadaya melakukan perbaikan dengan rabat beton.

Perbaikan yang dilakukan secara permanen itu digarap secara bertahap. Pengerjaan dimulai dari sisi timur dengan dengan panjang 7 meter. Terlihat di lokasi pengerjaan juga terpampang banner bertuliskan “Jalan ini Dibangunkan Berdasarkan Hasil Swadaya Masyarakat

Koordinator perbaikan jalan, Rudi mengatakan bahwa perbaikan tersebut murni dari hasil swadaya masyarakat. Tidak hanya bantuan sejumlah uang. Banyak masyarakat yang membantu berupa semen dan tenaga.

“Murni hasil swadaya masyarakat. Bahkan untuk mesin molen (penggiling semen, Red) semen itu juga dari masyarakat. Juga ada yang membantu tenaga untuk pengerjaannya,” katanya.

Perbaikan itu dimulai sejak Sabtu (16/4) lalu. Saat ini, pengerjaan tinggal menunggu keringnya beton di sisi timur. Setelah itu dilanjut pengerjaan di sisi barat.

“Perbaikan dilakukan karena takut terjadi kecelakaan lagi. Mengingat beberapa waktu lalu ada truk muat gabah yang oleng di sini. Dari keresahan itu, masyarakat Berinisiatif utuk melakukan perbaikan secara swadaya,” ujar Rudi.

Sementara itu, Abdullah, salah satu pengendara mengatakan bahwa, kerusakan jalan ini sudah terjadi cukup lama. Bahkan ia menyebutkan, pemerintah kurang serius dalam menangani permasalahan jalan di lokasi tersebut.

GADING, Radar Bromo – Warga di Desa Wangkal mungkin sudah geregetan atas rusaknya jalan di desanya. Tak ingin menunggu pemerintah, warga akhirnya membenahi jalan yang menjadi akses menuju Pasar Umum Daerah (PUD) Wangkal. Warga secara swadaya melakukan perbaikan dengan rabat beton.

Perbaikan yang dilakukan secara permanen itu digarap secara bertahap. Pengerjaan dimulai dari sisi timur dengan dengan panjang 7 meter. Terlihat di lokasi pengerjaan juga terpampang banner bertuliskan “Jalan ini Dibangunkan Berdasarkan Hasil Swadaya Masyarakat

Koordinator perbaikan jalan, Rudi mengatakan bahwa perbaikan tersebut murni dari hasil swadaya masyarakat. Tidak hanya bantuan sejumlah uang. Banyak masyarakat yang membantu berupa semen dan tenaga.

“Murni hasil swadaya masyarakat. Bahkan untuk mesin molen (penggiling semen, Red) semen itu juga dari masyarakat. Juga ada yang membantu tenaga untuk pengerjaannya,” katanya.

Perbaikan itu dimulai sejak Sabtu (16/4) lalu. Saat ini, pengerjaan tinggal menunggu keringnya beton di sisi timur. Setelah itu dilanjut pengerjaan di sisi barat.

“Perbaikan dilakukan karena takut terjadi kecelakaan lagi. Mengingat beberapa waktu lalu ada truk muat gabah yang oleng di sini. Dari keresahan itu, masyarakat Berinisiatif utuk melakukan perbaikan secara swadaya,” ujar Rudi.

Sementara itu, Abdullah, salah satu pengendara mengatakan bahwa, kerusakan jalan ini sudah terjadi cukup lama. Bahkan ia menyebutkan, pemerintah kurang serius dalam menangani permasalahan jalan di lokasi tersebut.

MOST READ

BERITA TERBARU

/