alexametrics
30.3 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

Tetangga Sakit, Guru Dituduh Punya Santet, Berujung Sumpah Alquran

Masalah itu pun sudah diselesaikan oleh pejabat (Pj) kepala desa sebelum dirinya dilantik sebagai kades. Namun, kembali mencuat. Akhirnya, kedua belah pihak melakukan sumpah Alquran.

“Jadi dua-duanya warga saya. Hanya yang diduga memiliki santet itu (Muhammad Saleh, Red) sekarang ikut istrinya tinggal di Desa Sindetanyar,” lanjutnya.

Prosesi sumpah Alquran sendiri dilakukan oleh Habib Hamzah dari Wangkal, Kecamatan Gading. Sumpah itu sendiri diikuti dua orang dengan didampingi keluarga masing-masing.

Yaitu, Muhammad Saleh yang dituduh punya ilmu santet. Lalu, Asmawati, istri dari Saleh sebagai pihak yang sakit.  Mereka disumpah Alquran dengan materi sumpah yang disepakati bersama.

“Isi sumpahnya, kalau yang dituduh benar-benar memiliki atau melakukan, maka akan diberi balasan yang setimpal. Begitu pula sebaliknya. Jika yang menuduh salah akan mendapat balasan setimpal,” terang Timbul.

Ratusan warga pun menyaksikan sumpah itu. Namun, proses sumpah berjalan lancar dan kondusif. “Alhamdulillah kedua pihak sudah saling memahami. Insyaallah saling memberikan maaf dengan ikhlas,” tuturnya.

Kapolsek Gading Iptu Sugeng membenarkan kejadian tersebut. Meski begitu, kejadian tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dan kedua belah pihak telah saling memaafkan. “Benar, prosesinya berjalan kondusif dan aman,” ujarnya. (mu/hn)

Masalah itu pun sudah diselesaikan oleh pejabat (Pj) kepala desa sebelum dirinya dilantik sebagai kades. Namun, kembali mencuat. Akhirnya, kedua belah pihak melakukan sumpah Alquran.

“Jadi dua-duanya warga saya. Hanya yang diduga memiliki santet itu (Muhammad Saleh, Red) sekarang ikut istrinya tinggal di Desa Sindetanyar,” lanjutnya.

Prosesi sumpah Alquran sendiri dilakukan oleh Habib Hamzah dari Wangkal, Kecamatan Gading. Sumpah itu sendiri diikuti dua orang dengan didampingi keluarga masing-masing.

Yaitu, Muhammad Saleh yang dituduh punya ilmu santet. Lalu, Asmawati, istri dari Saleh sebagai pihak yang sakit.  Mereka disumpah Alquran dengan materi sumpah yang disepakati bersama.

“Isi sumpahnya, kalau yang dituduh benar-benar memiliki atau melakukan, maka akan diberi balasan yang setimpal. Begitu pula sebaliknya. Jika yang menuduh salah akan mendapat balasan setimpal,” terang Timbul.

Ratusan warga pun menyaksikan sumpah itu. Namun, proses sumpah berjalan lancar dan kondusif. “Alhamdulillah kedua pihak sudah saling memahami. Insyaallah saling memberikan maaf dengan ikhlas,” tuturnya.

Kapolsek Gading Iptu Sugeng membenarkan kejadian tersebut. Meski begitu, kejadian tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dan kedua belah pihak telah saling memaafkan. “Benar, prosesinya berjalan kondusif dan aman,” ujarnya. (mu/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/