alexametrics
31.7 C
Probolinggo
Monday, 8 August 2022

Main Bareng Kakek di Tepi Sungai, Bocah asal Kraksaan Tewas Tenggelam

KRAKSAAN, Radar Bromo-Keceriaan Hasan Taufikur Rohman, 2,5 tahun bermain bersama kakeknya Sotro di tepi sungai Dusun Sumber RT 2 RW 1, Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo berujung tragedi. Itu lantaran Hasan tenggelam saat bermain di tepi sungai.

Bocah yang masih di bawah tiga tahun (batita) itu pun meninggal. Jenazahnya ditemukan beberapa meter dari lokasi korban tenggelam.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, Minggu pagi (18/4) sektiar pukul 07.20, korban bermain layangan dan perahu-perahuan. Ia bermain bareng kakeknya di tepi sungai.

Saat mainan perahu-perahuan itu, perahu mainan korban terbawa arus sungai. “Kemudian kakek korban Satro mencoba mengejar mainan perahu itu,” terang Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto.

Beberapa saat kemudian, ayah korban bernama Munir yang awalnya memupuk sawah, menanyakan keberadaan korban pada kakek. Saat itu, korban sudah tidak diketahui keberadaannya.

Selanjutnya, mereka pun mencari keberadaan bocah itu. Setelah beberapa saat, korban ditemukan warga. Bocah itu ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi tempatnya main di sungai masuk Dusun Sumber, RT 1/ RW 1, Desa Bulu. Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Jenazah korban pun langsung dievakuasi. Pihak keluarga sendiri menolak dilakukan otopsi pada korban. Sebab, keluarga menganggap kejadian itu sebagai musibah.

Oleh karena itu, pihak keluarga telah membuat surat pernyataan yang menyatakan tak bersedia korban diotopsi. Jenazah korban pun langsung dimakamkan siang harinya. (mas/mie)

KRAKSAAN, Radar Bromo-Keceriaan Hasan Taufikur Rohman, 2,5 tahun bermain bersama kakeknya Sotro di tepi sungai Dusun Sumber RT 2 RW 1, Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo berujung tragedi. Itu lantaran Hasan tenggelam saat bermain di tepi sungai.

Bocah yang masih di bawah tiga tahun (batita) itu pun meninggal. Jenazahnya ditemukan beberapa meter dari lokasi korban tenggelam.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, Minggu pagi (18/4) sektiar pukul 07.20, korban bermain layangan dan perahu-perahuan. Ia bermain bareng kakeknya di tepi sungai.

Saat mainan perahu-perahuan itu, perahu mainan korban terbawa arus sungai. “Kemudian kakek korban Satro mencoba mengejar mainan perahu itu,” terang Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto.

Beberapa saat kemudian, ayah korban bernama Munir yang awalnya memupuk sawah, menanyakan keberadaan korban pada kakek. Saat itu, korban sudah tidak diketahui keberadaannya.

Selanjutnya, mereka pun mencari keberadaan bocah itu. Setelah beberapa saat, korban ditemukan warga. Bocah itu ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi tempatnya main di sungai masuk Dusun Sumber, RT 1/ RW 1, Desa Bulu. Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Jenazah korban pun langsung dievakuasi. Pihak keluarga sendiri menolak dilakukan otopsi pada korban. Sebab, keluarga menganggap kejadian itu sebagai musibah.

Oleh karena itu, pihak keluarga telah membuat surat pernyataan yang menyatakan tak bersedia korban diotopsi. Jenazah korban pun langsung dimakamkan siang harinya. (mas/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/