alexametrics
25.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Jamaah Umrah Kini Tak Perlu Karantina, Pulang Juga Cuma Diswab

KRAKSAAN, Radar Bromo– Puluhan Jamaah Umrah Asal Kabupaten Probolinggo kembali berangkat ke tanah suci Kamis (18/3) siang. Berbeda dengan sebelumnya, pemberangkatan kali ini sudah tidak cukup sulit. Karena jemaah kini tak harus melakukan karantina.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Probolinggo Moch Sugianto mengatakan, ada mekanisme baru soal umrah. Utamanya pada pelaksanaan karantina baik saat masih di Indonesia maupun saat pulang dari Arab Saudi.

“Sudah tidak ada lagi, baik saat berangkat maupun pulang. Hari ini (kemarin) ada 35 jamaah dari travel umrah Safara yang berangkat,” ujarnya.

Namun, untuk persyaratan vaksinasi tetap berlaku. Setidaknya jamaah umrah sudah selesai vaksinasi tahap II. Juga ada ketentuan yang harus dipatuhi. “Seperti harus menggunakan masker dan menjaga jarak saat berada di ruangan tertutup. Kabarnya, saat pulang dan sampai di Indonesia, hanya diswab antigen saja,” bebernya.

Selain itu untuk penerbangan juga telah mengalami perubahan. Saat ini para  penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) sudah bisa melakukan penerbangan dari tempat terdekat, seperti bandara Juanda.

Sementara itu, pemilik PPIU Safara Krejengan, Saiful menyebutkan, jika jamaah umrahnya akan melakukan ibadah selama 12 hari. Sejumlah persiapan untuk pemberangkatan telah di siapkan. “Alhamdulillah sudah siap berangkat. Sambung doanya agar perjalanan bisa selamat sampai nanti pulang,” bebernya. (mu/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo– Puluhan Jamaah Umrah Asal Kabupaten Probolinggo kembali berangkat ke tanah suci Kamis (18/3) siang. Berbeda dengan sebelumnya, pemberangkatan kali ini sudah tidak cukup sulit. Karena jemaah kini tak harus melakukan karantina.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Probolinggo Moch Sugianto mengatakan, ada mekanisme baru soal umrah. Utamanya pada pelaksanaan karantina baik saat masih di Indonesia maupun saat pulang dari Arab Saudi.

“Sudah tidak ada lagi, baik saat berangkat maupun pulang. Hari ini (kemarin) ada 35 jamaah dari travel umrah Safara yang berangkat,” ujarnya.

Namun, untuk persyaratan vaksinasi tetap berlaku. Setidaknya jamaah umrah sudah selesai vaksinasi tahap II. Juga ada ketentuan yang harus dipatuhi. “Seperti harus menggunakan masker dan menjaga jarak saat berada di ruangan tertutup. Kabarnya, saat pulang dan sampai di Indonesia, hanya diswab antigen saja,” bebernya.

Selain itu untuk penerbangan juga telah mengalami perubahan. Saat ini para  penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) sudah bisa melakukan penerbangan dari tempat terdekat, seperti bandara Juanda.

Sementara itu, pemilik PPIU Safara Krejengan, Saiful menyebutkan, jika jamaah umrahnya akan melakukan ibadah selama 12 hari. Sejumlah persiapan untuk pemberangkatan telah di siapkan. “Alhamdulillah sudah siap berangkat. Sambung doanya agar perjalanan bisa selamat sampai nanti pulang,” bebernya. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/