alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Viral Video Ancaman kalau Tak Coblos Calon di Klenang Kidul

BANYUANYAR, Radar Bromo – Pilkades Serentak Tahap II di Probolinggo diwarnai dengan kabar ada ancaman pada calon pemilih. Sehari sebelum pencoblosan, ada video yang merekam ketakutan seorang calon pemilih. Calon pemilih ini mengaku diancam memilih nomor tertentu.

Video itu pun langsung viral. Bahkan, video berdurasi kurang lebih sekitar 1 menit 4 detik itu tersebar cepat di sejumlah WhatsApp Group (WAG).

Video itu sendiri memperlihatkan seorang wanita dan sejumlah warga sedang berkumpul di sebuah rumah.  Lalu, seorang wanita berbaju biru bermotif menangis histeris. Dia menangis usai menerima ancaman dari orang tak dikenal. Perempuan itu diancam akan dibacok bila tidak mencoblos salah satu calon.

Dalam video tersebut, perekam menuliskan caption bahwa kejadian tersebut ditemukan saat sedang berpatroli. “Saat kami berpatroli, mendengar keributan salah satu masyarakat Desa Klenang Kidul. Lalu kami datangi dan ternyata ada kejadian ancaman,” tulisnya.

Untuk memastikan kebenaran video tersebut, Jawa Pos Radar Bromo menghubungi salah seorang perangkat Desa Klenang Kidul, Bukhori. Dan Bukhori membenarkan hal itu. “Betul, kejadiannya di Dusun Petong. Di salah satu rumah warga yang sulit dijangkau. Hanya bisa dilalui dengan jalan setapak,” ujarnya.

Bukhori mengatakan, tidak tahu persis kapan kejadian tersebut berlangsung. Sebab, saat itu dirinya sedang tidak berada di lokasi. Namun, sejumlah warga menyebut video itu hoaks.

“Dari warga sana bilangnya itu hoaks. Bilangnya kan diancam agar pilih nomor 3. Logikanya, calon nomor 3 ini warga Dusun Petong. Jadi tidak mungkin mengancam sama-sama satu dusun. Berarti kan orang luar desa. Jika ini terjadi, berarti memang niat adu domba,” katanya.

BANYUANYAR, Radar Bromo – Pilkades Serentak Tahap II di Probolinggo diwarnai dengan kabar ada ancaman pada calon pemilih. Sehari sebelum pencoblosan, ada video yang merekam ketakutan seorang calon pemilih. Calon pemilih ini mengaku diancam memilih nomor tertentu.

Video itu pun langsung viral. Bahkan, video berdurasi kurang lebih sekitar 1 menit 4 detik itu tersebar cepat di sejumlah WhatsApp Group (WAG).

Video itu sendiri memperlihatkan seorang wanita dan sejumlah warga sedang berkumpul di sebuah rumah.  Lalu, seorang wanita berbaju biru bermotif menangis histeris. Dia menangis usai menerima ancaman dari orang tak dikenal. Perempuan itu diancam akan dibacok bila tidak mencoblos salah satu calon.

Dalam video tersebut, perekam menuliskan caption bahwa kejadian tersebut ditemukan saat sedang berpatroli. “Saat kami berpatroli, mendengar keributan salah satu masyarakat Desa Klenang Kidul. Lalu kami datangi dan ternyata ada kejadian ancaman,” tulisnya.

Untuk memastikan kebenaran video tersebut, Jawa Pos Radar Bromo menghubungi salah seorang perangkat Desa Klenang Kidul, Bukhori. Dan Bukhori membenarkan hal itu. “Betul, kejadiannya di Dusun Petong. Di salah satu rumah warga yang sulit dijangkau. Hanya bisa dilalui dengan jalan setapak,” ujarnya.

Bukhori mengatakan, tidak tahu persis kapan kejadian tersebut berlangsung. Sebab, saat itu dirinya sedang tidak berada di lokasi. Namun, sejumlah warga menyebut video itu hoaks.

“Dari warga sana bilangnya itu hoaks. Bilangnya kan diancam agar pilih nomor 3. Logikanya, calon nomor 3 ini warga Dusun Petong. Jadi tidak mungkin mengancam sama-sama satu dusun. Berarti kan orang luar desa. Jika ini terjadi, berarti memang niat adu domba,” katanya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/