alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Siapkan Normalisasi Sungai Pancarglagas usai Banjir Bandang

PAKUNIRAN, Radar Bromo – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo merencanakan melakukan normalisasi di aliran Sungai Pancarglagas, Pakuniran. Rencana itu muncul setelah banjir bandang melanda aliran sungai tersebut beberapa waktu lalu.

Hal tersebut diungkap Camat Pakuniran, Imron Rosadi. Ia mengatakan jika pascabencana banjir bandang pada Januari lalu, pihak PUPR berencana melakukan normalisasi di sejumlah titik di sungai pancar glagas. Pengerjaan normalisasi yang dilakukan bertujuan agar aliran air dapat kembali pada tempatnya. “Sebab, pasaca banjir yang terjadi ada aliran air, tidak seperti semula” jelasnya.

Sementara itu, Kepala PUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahyo Saputra membiarkan rencana normalisasi tersebut. “Ya, akan kami turunkan alat berat dalam normalisasi tersebut. InsyaAllah dalam bulan ini,” jelasnya.

Ia menyebutkan, normalisasi itu nantinya akan dilakukan pada di sejumlah titik, termasuk di aliran sungai yang ada di Desa Gunggungan Kidul dan Patemon.

Normalisasi akan dilakukan pada aliran sungai yang berubah.

Saat ini sejumlah aliran yang tertimbun material batu, pasir dan tanah di sungai tersebut banyak di tanami pepohonan oleh warga. “Nanti melalui kecamatan dan juga Desa, akan melakukan komunikasi dulu perihal adanya tanaman disungai itu. Untuk nanti dilakukan penormalan kembali,” jelasnya.

Ia menyebutkan, sejumlah tanaman seperti pohon sengon dan tanaman lainya akan dilakukan pembabatan. Hal itu untuk memudahkan proses penormalisasian. (mu/fun)

PAKUNIRAN, Radar Bromo – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo merencanakan melakukan normalisasi di aliran Sungai Pancarglagas, Pakuniran. Rencana itu muncul setelah banjir bandang melanda aliran sungai tersebut beberapa waktu lalu.

Hal tersebut diungkap Camat Pakuniran, Imron Rosadi. Ia mengatakan jika pascabencana banjir bandang pada Januari lalu, pihak PUPR berencana melakukan normalisasi di sejumlah titik di sungai pancar glagas. Pengerjaan normalisasi yang dilakukan bertujuan agar aliran air dapat kembali pada tempatnya. “Sebab, pasaca banjir yang terjadi ada aliran air, tidak seperti semula” jelasnya.

Sementara itu, Kepala PUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahyo Saputra membiarkan rencana normalisasi tersebut. “Ya, akan kami turunkan alat berat dalam normalisasi tersebut. InsyaAllah dalam bulan ini,” jelasnya.

Ia menyebutkan, normalisasi itu nantinya akan dilakukan pada di sejumlah titik, termasuk di aliran sungai yang ada di Desa Gunggungan Kidul dan Patemon.

Normalisasi akan dilakukan pada aliran sungai yang berubah.

Saat ini sejumlah aliran yang tertimbun material batu, pasir dan tanah di sungai tersebut banyak di tanami pepohonan oleh warga. “Nanti melalui kecamatan dan juga Desa, akan melakukan komunikasi dulu perihal adanya tanaman disungai itu. Untuk nanti dilakukan penormalan kembali,” jelasnya.

Ia menyebutkan, sejumlah tanaman seperti pohon sengon dan tanaman lainya akan dilakukan pembabatan. Hal itu untuk memudahkan proses penormalisasian. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/