alexametrics
27.5 C
Probolinggo
Saturday, 28 May 2022

Bronjong di Gunggungan Kidul Ditambah 30 Meter Biar Lebih Aman

PAKUNIRAN, Radar Bromo – Pemasangan bronjong sepanjang 35 meter telah selesai dilakukan di Dusun Dulukan, Desa Gunggungan Kidul, Pakuniran. Agar lebih aman, bronjong di sana bakal ditambah. Bahkan beberapa hari lalu, penambahan bronjong kembali dilakukan. Hal itu sebagai upaya pengaman tepi sungai yang tergerus banjir.

Camat Pakuniran Imron Rosadi mengatakan, penambahan pemasangan bronjong dilakukan di Dusun Dulukan. Sebanyak 30 meter Bronjong mulai di pasang beberapa waktu lalu. “Ditambah, pengerjaan dimulai beberapa hari yang lalu. Barangnya (bronjong) sudah datang, kemudian langsung di pasang,” bebernya, Kamis (17/2).

Ia menyebutkan, pemasangan bronjong tersebut tetap dengan sistem yang sama. Yakni pemasangan dilakukan oleh warga setempat secara swadaya. Warga secara sukarela melakukan pemasangan.

“Sama seperti sebelumnya. Secara sukarela mereka melakukan pemasangan,” jelasnya.

Penambahan bronjong tersebut sesuai dengan rencana awal. Pemkab Probolinggo mengestimasi pemasangan bronjong tersebut sekitar 70 meter.

“Dipasang (tambahan) melebar. Sehingga kini totalnya sekitar 65 meter,” jelasnya.

Dengan adanya penambahan tersebut, ia pun berharap agar bronjong tersebut dapat kuat menahan air sungai. Terutama jika sewaktu-waktu terjadi banjir. “Harapannya tidak ada lagi. Hanya saja, dengan adanya bronjong dapat mencegah air masuk terhadap pemukiman dan merusak fasilitas jalan warga,” ujarnya. (mu/fun)

PAKUNIRAN, Radar Bromo – Pemasangan bronjong sepanjang 35 meter telah selesai dilakukan di Dusun Dulukan, Desa Gunggungan Kidul, Pakuniran. Agar lebih aman, bronjong di sana bakal ditambah. Bahkan beberapa hari lalu, penambahan bronjong kembali dilakukan. Hal itu sebagai upaya pengaman tepi sungai yang tergerus banjir.

Camat Pakuniran Imron Rosadi mengatakan, penambahan pemasangan bronjong dilakukan di Dusun Dulukan. Sebanyak 30 meter Bronjong mulai di pasang beberapa waktu lalu. “Ditambah, pengerjaan dimulai beberapa hari yang lalu. Barangnya (bronjong) sudah datang, kemudian langsung di pasang,” bebernya, Kamis (17/2).

Ia menyebutkan, pemasangan bronjong tersebut tetap dengan sistem yang sama. Yakni pemasangan dilakukan oleh warga setempat secara swadaya. Warga secara sukarela melakukan pemasangan.

“Sama seperti sebelumnya. Secara sukarela mereka melakukan pemasangan,” jelasnya.

Penambahan bronjong tersebut sesuai dengan rencana awal. Pemkab Probolinggo mengestimasi pemasangan bronjong tersebut sekitar 70 meter.

“Dipasang (tambahan) melebar. Sehingga kini totalnya sekitar 65 meter,” jelasnya.

Dengan adanya penambahan tersebut, ia pun berharap agar bronjong tersebut dapat kuat menahan air sungai. Terutama jika sewaktu-waktu terjadi banjir. “Harapannya tidak ada lagi. Hanya saja, dengan adanya bronjong dapat mencegah air masuk terhadap pemukiman dan merusak fasilitas jalan warga,” ujarnya. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/