alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Pendaftaran Ditutup, 260 Kontestan Masuk Tahap Penyaringan

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa (Balonkades) berlangsung sejak Rabu (3/2) dan berakhir pada Selasa (16/2). Terdapat 260 kontestan masuk tahap penyaringan. Nantinya akan berebut kursi 62 kepala desa yang saat ini sedang mengalami kekosongan.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo Hartono mengatakan bahwa tahapan Pemilihan Kepala Desa masuk tahap penyaringan. Meliputi penelitian persyaratan administrasi, klarifikasi, penetapan dan pengumuman calon kepala desa.

“Sebanyak 260 balonkades telah mengumpulkan berkas dan dinyatakan lengkap. Mulai Rabu (17/2) hingga Rabu (17/3) akan kami lakukan penyaringan untuk mengetahui calon kades yang lolos,” katanya.

Dari balonkades yang sudah menyerahkan berkas dan dinyatakan lengkap, terdapat 3 desa yang memilik balonkades terbanyak. Di antaranya Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan terdapat 10 balonkades; Desa Tlogosari, Kecamatan Tiris ada 9 balonkades; dan Desa Tambelang, Kecamatan Krucil ada 9 balonkades.

Dalam proses penyaringan nantinya akan diambil minimal 2 calon kades dan paling banyak 5 calon kades. Untuk calon kades yang belum memenuhi syarat minimal akan dilakukan perpanjangan waktu pendaftaran sampai ada pendaftar lain.

“Desa yang hanya ada satu calon, akan kami perpanjang pendaftarannya selama 20 hari. Sebab minimal harus ada dua calon kades,” tuturnya.

Sementara itu untuk desa yang “gemuk” balonkades, akan dilakukan seleksi tambahan kriteria. Di antaranya menggunakan kriteria pengalaman bekerja di lembaga pemerintahan, tingkat pendidikan dan usia balonkades saat mendaftar. Kriteria yang telah disebutkan nantinya memiliki bobot skor yang akan menentukan lanjut atau tidaknya balonkades.

“Untuk yang lebih dari lima calon nantinya akan diseleksi lagi, kami berkoordinasi dengan dinas terkait. Nantinya akan diambil lima terbaik yang akan maju menjadi calon kepala desa,” imbuh Hartono. (ar/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa (Balonkades) berlangsung sejak Rabu (3/2) dan berakhir pada Selasa (16/2). Terdapat 260 kontestan masuk tahap penyaringan. Nantinya akan berebut kursi 62 kepala desa yang saat ini sedang mengalami kekosongan.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo Hartono mengatakan bahwa tahapan Pemilihan Kepala Desa masuk tahap penyaringan. Meliputi penelitian persyaratan administrasi, klarifikasi, penetapan dan pengumuman calon kepala desa.

“Sebanyak 260 balonkades telah mengumpulkan berkas dan dinyatakan lengkap. Mulai Rabu (17/2) hingga Rabu (17/3) akan kami lakukan penyaringan untuk mengetahui calon kades yang lolos,” katanya.

Dari balonkades yang sudah menyerahkan berkas dan dinyatakan lengkap, terdapat 3 desa yang memilik balonkades terbanyak. Di antaranya Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan terdapat 10 balonkades; Desa Tlogosari, Kecamatan Tiris ada 9 balonkades; dan Desa Tambelang, Kecamatan Krucil ada 9 balonkades.

Dalam proses penyaringan nantinya akan diambil minimal 2 calon kades dan paling banyak 5 calon kades. Untuk calon kades yang belum memenuhi syarat minimal akan dilakukan perpanjangan waktu pendaftaran sampai ada pendaftar lain.

“Desa yang hanya ada satu calon, akan kami perpanjang pendaftarannya selama 20 hari. Sebab minimal harus ada dua calon kades,” tuturnya.

Sementara itu untuk desa yang “gemuk” balonkades, akan dilakukan seleksi tambahan kriteria. Di antaranya menggunakan kriteria pengalaman bekerja di lembaga pemerintahan, tingkat pendidikan dan usia balonkades saat mendaftar. Kriteria yang telah disebutkan nantinya memiliki bobot skor yang akan menentukan lanjut atau tidaknya balonkades.

“Untuk yang lebih dari lima calon nantinya akan diseleksi lagi, kami berkoordinasi dengan dinas terkait. Nantinya akan diambil lima terbaik yang akan maju menjadi calon kepala desa,” imbuh Hartono. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/