alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Terus Tingkatkan Prestasi-Kualitas Pendidikan agar Jadi Lebih Baik

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo menggelar refleksi akhir tahun pendidikan tahun 2021, Kamis (16/12). Banyak capaian yang sudah diraih. Namun masih perlu untuk ditingkatkan agar mutu pendidikan lebih baik.

Acara di laksanakan di Auditorium Kantor Bupati Probolinggo. Acara dihadiri oleh Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko; Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo David Palapa Duarsa; Kanit Tipikor Polres Probolinggo Iptu Kurdi; Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto; dan Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi.

Acara juga diikuti oleh Pengawas TK, SD dan SMP, Penilik, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), perwakilan Kepala TK, SD dan SMP serta perwakilan guru yang ada di Kabupaten Probolinggo. Indeks pendidikan menjadi perhatian serius. Pasalnya, dengan indeks yang sudah ditentukan, mutu dan kualitas pendidikan bisa menjadi lebih baik. Karena itulah perlu ada upaya yang baik dan terencana.

“Di refleksi akhir tahun pendidikan ini, kami melihat kembali selama setahun perjalanan. Apa yang sudah dilakukan dan prestasi-prestasi apa yang sudah didapatkan,” ujar Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi.

SEMANGAT: Guru-guru di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo mengikuti acara refleksi akhir tahun di auditorium kantor Bupati Probolinggo, Kamis (16/12) pagi. (Foto : Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

Capaian tersebut akan menjadi cermin untuk terus berprestasi dan berkarya. Terutama mewujudkan dan meningkatkan indek pendidikan. Indikatornya meliputi harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah. Karenanya dalam bekerja harus ada target yang harus dicapai.

Dispendik juga memiliki rencana peningkatan angka harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah. Rozi menyebutkan, angka partisipasi kasar (APK) jenjang PAUD, SD dan SMP maupun angka partisipasi sekolah, target tiap tahunnya harus naik. Agar mutu dan kualitas sektor pendidikan terus membaik dan bermutu.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terdapat tiga indikator utama, yakni indek kesehatan, indek daya beli dan indek pendidikan. Merupakan satu kesatuan. Tidak bisa terpisahkan. Semuanya harus bagus. Agar IPM bagus, ketiga indek ini yang harus kita naikkan,” bebernya. (ar/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo menggelar refleksi akhir tahun pendidikan tahun 2021, Kamis (16/12). Banyak capaian yang sudah diraih. Namun masih perlu untuk ditingkatkan agar mutu pendidikan lebih baik.

Acara di laksanakan di Auditorium Kantor Bupati Probolinggo. Acara dihadiri oleh Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko; Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo David Palapa Duarsa; Kanit Tipikor Polres Probolinggo Iptu Kurdi; Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto; dan Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi.

Acara juga diikuti oleh Pengawas TK, SD dan SMP, Penilik, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), perwakilan Kepala TK, SD dan SMP serta perwakilan guru yang ada di Kabupaten Probolinggo. Indeks pendidikan menjadi perhatian serius. Pasalnya, dengan indeks yang sudah ditentukan, mutu dan kualitas pendidikan bisa menjadi lebih baik. Karena itulah perlu ada upaya yang baik dan terencana.

“Di refleksi akhir tahun pendidikan ini, kami melihat kembali selama setahun perjalanan. Apa yang sudah dilakukan dan prestasi-prestasi apa yang sudah didapatkan,” ujar Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi.

SEMANGAT: Guru-guru di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo mengikuti acara refleksi akhir tahun di auditorium kantor Bupati Probolinggo, Kamis (16/12) pagi. (Foto : Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

Capaian tersebut akan menjadi cermin untuk terus berprestasi dan berkarya. Terutama mewujudkan dan meningkatkan indek pendidikan. Indikatornya meliputi harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah. Karenanya dalam bekerja harus ada target yang harus dicapai.

Dispendik juga memiliki rencana peningkatan angka harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah. Rozi menyebutkan, angka partisipasi kasar (APK) jenjang PAUD, SD dan SMP maupun angka partisipasi sekolah, target tiap tahunnya harus naik. Agar mutu dan kualitas sektor pendidikan terus membaik dan bermutu.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terdapat tiga indikator utama, yakni indek kesehatan, indek daya beli dan indek pendidikan. Merupakan satu kesatuan. Tidak bisa terpisahkan. Semuanya harus bagus. Agar IPM bagus, ketiga indek ini yang harus kita naikkan,” bebernya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/