alexametrics
24.4 C
Probolinggo
Tuesday, 16 August 2022

BPCB Jatim Cek Arca Abad Ketiga di Kaliacar Gading

Sementara itu, Samihadi Kasi sejarah Budaya dan permusiuman, Dinas Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo mengatakan, sesuai dengan yang dijelaskan BPCB Jatim, arca primitif ini masih belum dapat dikatakan budaya. Namun begitu pihaknya tetap mengupayakan, penemuan itu akan tercatat di registrasi daerah maupun Nasional.

“Tentu kami catat ini pada register. Namun perlu kajian, apakah ini masuk pada Cagar budaya atau tidak,“ katanya.

Sementara itu penemu arca primitif, Jamaludin, 50, mengungkap jika dirinya menemukan arca tersebut sekitar 1 tahun yang lalu. Ia menemukan 3 arca secara terpisah dengan lokasi yang tidak terlalu jauh.

“Saat itu saya mencari biawak di sungai aliran Rondoningo di timur rumah ini. Terus menemukan batu itu. Batu ini kok beda, saya bawa pulang lah,“ kata pria asal RT 1 RW 1, Dusun bendungan, Desa Kaliacar, Kecamatan Gading tersebut. (mu/fun)

Sementara itu, Samihadi Kasi sejarah Budaya dan permusiuman, Dinas Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo mengatakan, sesuai dengan yang dijelaskan BPCB Jatim, arca primitif ini masih belum dapat dikatakan budaya. Namun begitu pihaknya tetap mengupayakan, penemuan itu akan tercatat di registrasi daerah maupun Nasional.

“Tentu kami catat ini pada register. Namun perlu kajian, apakah ini masuk pada Cagar budaya atau tidak,“ katanya.

Sementara itu penemu arca primitif, Jamaludin, 50, mengungkap jika dirinya menemukan arca tersebut sekitar 1 tahun yang lalu. Ia menemukan 3 arca secara terpisah dengan lokasi yang tidak terlalu jauh.

“Saat itu saya mencari biawak di sungai aliran Rondoningo di timur rumah ini. Terus menemukan batu itu. Batu ini kok beda, saya bawa pulang lah,“ kata pria asal RT 1 RW 1, Dusun bendungan, Desa Kaliacar, Kecamatan Gading tersebut. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/