alexametrics
27 C
Probolinggo
Friday, 30 October 2020

Cuaca Ekstrem Bisa Sebabkan Angin, Banjir hingga Longsor

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Bulan Oktober diprediksi telah masuk pada masa pancaroba atau peralihan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo mengimbau, saat pancaroba cuaca ekstrem bisa terjadi. Bahkan bencana seperti angin kencang, longsor dan banjir, bisa terjadi.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo Sugeng Suprisayoga mengatakan, saat ini mulai masuk pada masa pancaroba. Di mana pada masa ini beberapa hal perlu dipersiapkan.

“Pada masa pancaroba ini biasanya rentan terjadi bencana, seperti angin kencang, longsor dan banjir. Sehingga beberapa persiapan perlu dilakukan pada masa ini, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya, Jumat (16/10).

Sugeng menuturkan, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah melakukan pembersihan pada gorong-gorong atau aliran air lainnya. Hal ini diperlukan untuk mencegah terjadi banjir di suatu wilayah.

“Lebih pentingnya lagi adalah mengecek atap rumah. Jadi apabila ada yang perlu kiranya dibenahi, diharapkan warga bisa langsung dibenahi. Guna mengantisipasi rumah roboh disebabkan angin kencang,” ujarnya.

Meski begitu, mulai masuknya masa pancaroba ini bukan berarti bencana kekeringan sudah selesai. Hal itu dibuktikan dengan pen-dropping-an air yang masih terus dilakukan ke beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Probolinggo. (mu/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Sopirnya Diduga Ngantuk, Mobil Xenia Tabrak Pohon–Pagar Sekolah

Mobil tiba-tiba mengarah ke kiri, hingga kemudian menabrak dua pohon palm dan mangga. Selanjutnya menabrak pagar sekolah, hingga laju kendaraan seketika itu langsung berhenti.

Debat Publik Perdana Pilwali Pasuruan Usung Tema Kesejahteraan

Dua pasangan calon yang berebut dukungan rakyat Kota Pasuruan berdebat dalam 6 segmen. Total durasi seluruh acara selama 120 menit.

Dua Pohon Tumbang Timpa Motor-Macetkan Jalan di Pasuruan

Pohon tumbang usai diterjang angin kencang.

Salip Kiri, Warga Rembang Tewas Terlindas Truk Gandeng di Rejoso

Korban meregang nyawa saat hendak berangkat kerja.

Dana Kebencanaan Kota Pasuruan Sudah Terserap 70 Persen

Dana kebencanaan yang dimiliki oleh Pemkot Pasuruan tahun ini diyakini mencukupi.