alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Stok Vaksin di Kab Probolinggo Tersisa 11.850 Vial

KRAKSAAN, Radar Bromo – Vaksinasi kepada seluruh lapisan masyarakat masih terus dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo. Sementara stok vaksin di Kabupaten Probolinggo masih tersisa 11.850 vial atau setara dengan 118.500 dosis. Stok tersebut masih belum aman untuk menyesaikan target penyuntikan vaksin pada masyarakat.

Keseluruhan vaksin tersebut merupakan vaksin Sinovac dan Astrazeneca. Vaksin Sinovac tersedia 1.644 vial atau setara dengan 16.440 dosis. Sementar vaksin Astrazeneca tersedia sebanyak 10.206 vial atau setara dengan 102.060 dosis. Dosis tersebut merupakan vaksin yang memang disediakan oleh Dinas Kesehatan untuk masyarakat.

“Dosis yang tersedia masih terbatas vaksin Sinovac dan Astrazenec ada 11.850 vial. Satu vialnya berisi 10 dosis,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, Mujoko.

Ketersediaan vaksin tersebut jika dibandingkan dengan sasaran vaksinasi. Dimana terdapat sekitar 966 ribu yang memiliki rentang usia minimal 12 tahun lebih yang menjadi target penyuntikan vaksin. Sementara yang tervaksin masih sekitar 324.455 orang. Karenanya pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mensuplai kekurangan vaksin.

“Tentunya koordinasi terus dilakukan agar enam bulan kedepan target vaksinasi telah mencapai 70 persen. Termasuk mengawal ketersediaan vaksin,” ungkapnya.

Dinas kesehatan menargetkan penyuntikan vaksin setiap harinya dapat dilakukan sebanyak 9.000 dosis. Namun karena keterbatasan tenaga kesehatan dan kuota vaksin yang tersedia. Setiap harinya hanya mampu melakukan penyuntikan 5.000 dosis vaksin. Capaian tersebut tentunya terus dievaluasi. Dari hasil evaluasi nanti akan dirumuskan langkah strategis yang akan dilakukan.

“Untuk mendapatkan kiriman vaksin, laporan harian secara rutin dikirim untuk pemenuhan. Tujuannya agar sasaran target yang ingin dicapai dapat segera terealisasi,” pungkasnya. (ar/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Vaksinasi kepada seluruh lapisan masyarakat masih terus dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo. Sementara stok vaksin di Kabupaten Probolinggo masih tersisa 11.850 vial atau setara dengan 118.500 dosis. Stok tersebut masih belum aman untuk menyesaikan target penyuntikan vaksin pada masyarakat.

Keseluruhan vaksin tersebut merupakan vaksin Sinovac dan Astrazeneca. Vaksin Sinovac tersedia 1.644 vial atau setara dengan 16.440 dosis. Sementar vaksin Astrazeneca tersedia sebanyak 10.206 vial atau setara dengan 102.060 dosis. Dosis tersebut merupakan vaksin yang memang disediakan oleh Dinas Kesehatan untuk masyarakat.

“Dosis yang tersedia masih terbatas vaksin Sinovac dan Astrazenec ada 11.850 vial. Satu vialnya berisi 10 dosis,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, Mujoko.

Ketersediaan vaksin tersebut jika dibandingkan dengan sasaran vaksinasi. Dimana terdapat sekitar 966 ribu yang memiliki rentang usia minimal 12 tahun lebih yang menjadi target penyuntikan vaksin. Sementara yang tervaksin masih sekitar 324.455 orang. Karenanya pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mensuplai kekurangan vaksin.

“Tentunya koordinasi terus dilakukan agar enam bulan kedepan target vaksinasi telah mencapai 70 persen. Termasuk mengawal ketersediaan vaksin,” ungkapnya.

Dinas kesehatan menargetkan penyuntikan vaksin setiap harinya dapat dilakukan sebanyak 9.000 dosis. Namun karena keterbatasan tenaga kesehatan dan kuota vaksin yang tersedia. Setiap harinya hanya mampu melakukan penyuntikan 5.000 dosis vaksin. Capaian tersebut tentunya terus dievaluasi. Dari hasil evaluasi nanti akan dirumuskan langkah strategis yang akan dilakukan.

“Untuk mendapatkan kiriman vaksin, laporan harian secara rutin dikirim untuk pemenuhan. Tujuannya agar sasaran target yang ingin dicapai dapat segera terealisasi,” pungkasnya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/