alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Sidang Tipikor DD Blimbing, Terdakwa Akui Dugaan Korupsi

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dugaan korupsi Dana Desa (DD) Blimbing, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, makin terbuka. Terdakwa kasus ini, Kades Suhari, mengakui dugaan korupsi yang dilakukannya.

Pengakuan itu ditegaskan Suhari saat sidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dana desa itu, Kamis (16/7). Sidang itu sendiri digelar di dua lokasi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kabupaten Probolinggo dan hakim mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya. Sedangkan terdakwa Suhari mengikuti sidang dari Rutan Kelas IIB Kraksaan.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Dede Suryaman. Setelah sidang dibuka, terdakwa Kades Suhari langsung dimintai keterangan oleh hakim. Dalam keterangannya pada majelis hakim itulah, terdakwa Suhari mengakui dugaan korupsi yang didakwakan padanya.

Dia mengakui telah mengurangi volume pembangunan saluran air. Seharusnya, saluran air itu dibangun sepanjang 150 meter. Tetapi, saat digarap hanya dikerjakan 75 meter.

Selain itu, terdakwa juga mengaku bahwa pekerjaan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) dilakukan di tanah pribadi terdakwa. Padahal, seharusnya TPT itu dibangun di tanah desa.

“Terdakwa mengakui semuanya di depan majelis hakim. Mulai mengurangi volume pengerjaan pembangunan saluran air, juga mengakui ada pembangunan yang dilakukan di atas tanahnya,” terang Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Probolinggo Novan Basuki Ariyanto.

Keterangan terdakwa, menurutnya menguatkan keterangan saksi sebelumnya. Baik saksi ahli, juga saksi dari perangkat desa. Sehingga, juga semakin menguatkan fakta bahwa terdakwa mengorupsi dana desa tersebut.

“Semakin terang benderang kasus ini. Fakta persidangan mengatakan bahwa memang terdakwa melakukan dugaan korupsi. Dan ini dibuktikan dengan pengakuan terdakwa sendiri,” terangnya.

Sidang diakhiri setelah keterangan dari terdakwa dinyatakan cukup. Minggu depan, sidang dilanjutkan dengan agenda pembacaan tuntutan. Pihaknya, menurut Novan, akan mengkaji tuntutan yang dibuat.

“Untuk tuntutan masih kami kaji. Jadi, untuk saat ini masih belum bisa menyebutkan akan dituntut berapa tahun,” terangnya.

Suhari sendiri, disangka terlibat korupsi dalam tiga perkara. Meliputi, penyalahgunaan Dana Desa tahun anggaran 2015-2016-2017. Lalu, penyalahgunaan Silpa Dana Desa tahun anggaran 2015-2016. Dan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2015-2016-2017.

Perbuatannya disebut merugikan negara sebesar Rp 244.202.600. Suhari saat ini dititipkan di tahanan Rutan Kelas IIB Kraksaan. (sid/hn)

 

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.