alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Sapi Warga Blado Wetan Hilang, Ditemukan di Jurang, Langsung Disembelih

BANYUANYAR, Radar Bromo – Aksi pencurian hewan (Curwan) terjadi di Banyuanyar. Tapi pemiliknya yakni Rozi, 55, patut bersyukur. Sebab sapi milik warga RT 06, RW 02 Dusun Pao, Desa Blado Wetan, Kecamatan Banyuanyar, berhasil ditemukan meski sempat hilang. Sapi miliknya yang dicuri ditemukan jauh dari kandangnya dan berada di bawah jurang.

Informasi diperoleh, pencurian sapi itu terjadi Rabu (16/3) pagi. Saat itu Rozi sedang hendak salat subuh di rumahnya. Saat hendak mengambil wudu di sekitar kandang sapinya, ia melihat sapinya sudah tidak ada di kandang.

“Kejadian sekitar pukul 04.00 atau saat subuh. Saat mengetahui sapinya hilang, korban langsung melakukan pencarian,” Kata Kanit Reskrim Polsek Banyuanyar, Bripka Andri Okta.

Andri menyebutkan jika, korban dibantu dengan warga melakukan pencarian. Sementara begitu pihaknya mendapatkan informasi, polisi juga turun tangan. “Sama-sama melakukan pencarian. Kebetulan, saat itu, kondisi jalan atau tanah di sekitar lokasi masih basah. Sehingga ditemukan jejak hewan milik korban, yakni mengarah ke arah selatan,” ujarnya.

Pencarian dilakukan dengan mengikuti jejak langkah. Sampai saat pencarian di Desa Gununggeni atau sekitar 4 kilometer dari TKP, jejak kaki sapi hilang. Persis di dekat jurang. “Setelah dicek, sapi tersebut ada di bawah jurang. Sepertinya terjatuh saat dibawa pelaku, kemudian ditinggal” beber Andri.

Saat ditemukan, kondisi sapi sudah tidak baik. Kakinya patah karena terjatuh ke jurang. Sehingga evakuasi sulit dilakukan. “Karena kondisi sapi tidak memungkinkan dievakuasi, maka langsung disembelih di sana. Daripada mati sia-sia,” ujarnya.

BANYUANYAR, Radar Bromo – Aksi pencurian hewan (Curwan) terjadi di Banyuanyar. Tapi pemiliknya yakni Rozi, 55, patut bersyukur. Sebab sapi milik warga RT 06, RW 02 Dusun Pao, Desa Blado Wetan, Kecamatan Banyuanyar, berhasil ditemukan meski sempat hilang. Sapi miliknya yang dicuri ditemukan jauh dari kandangnya dan berada di bawah jurang.

Informasi diperoleh, pencurian sapi itu terjadi Rabu (16/3) pagi. Saat itu Rozi sedang hendak salat subuh di rumahnya. Saat hendak mengambil wudu di sekitar kandang sapinya, ia melihat sapinya sudah tidak ada di kandang.

“Kejadian sekitar pukul 04.00 atau saat subuh. Saat mengetahui sapinya hilang, korban langsung melakukan pencarian,” Kata Kanit Reskrim Polsek Banyuanyar, Bripka Andri Okta.

Andri menyebutkan jika, korban dibantu dengan warga melakukan pencarian. Sementara begitu pihaknya mendapatkan informasi, polisi juga turun tangan. “Sama-sama melakukan pencarian. Kebetulan, saat itu, kondisi jalan atau tanah di sekitar lokasi masih basah. Sehingga ditemukan jejak hewan milik korban, yakni mengarah ke arah selatan,” ujarnya.

Pencarian dilakukan dengan mengikuti jejak langkah. Sampai saat pencarian di Desa Gununggeni atau sekitar 4 kilometer dari TKP, jejak kaki sapi hilang. Persis di dekat jurang. “Setelah dicek, sapi tersebut ada di bawah jurang. Sepertinya terjatuh saat dibawa pelaku, kemudian ditinggal” beber Andri.

Saat ditemukan, kondisi sapi sudah tidak baik. Kakinya patah karena terjatuh ke jurang. Sehingga evakuasi sulit dilakukan. “Karena kondisi sapi tidak memungkinkan dievakuasi, maka langsung disembelih di sana. Daripada mati sia-sia,” ujarnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/