alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Perusda Mulai Petakan Unit Usaha untuk Maksimalkan PAD

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pengelola Perusahaan Daerah (Perusda) Rengganis terus memutar otak untuk memberi kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Probolinggo. Oleh karenanya beberapa unit usaha yang dikelola terus dievaluasi agar lebih maksimal.

Direktur Perusda Rengganis, Suhud mengatakan, pada prinsipnya telah dilakukan evaluasi secara berkala unit usaha yang dikelola. Di antaranya adalah GOR Sasana Krida Kraksaan; Pesanggrahan di Bremi Krucil; Kebun Pisang di Krucil; Kolam Pemandian Jabung Paiton; dan Lapangan Tenis Kraksaan. Empat unit usaha yang dikelola menyasar pada sektor jasa.

Di tengah pandemi masih belum mampu memberikan kontribusi yang baik. “Hanya satu aset dimanfaatkan untuk kebun pisang, sisanya merupakan sektor jasa. Sedangkan saat pandemi Covid-19 sangat minim penyewa,” ujarnya.

Oleh karena itu, tahun ini pihaknya bekerja sama dengan KONI untuk memaksimalkan GOR Sasana Krida Kraksaan. Selama ini GOR belum dimanfaatkan dengan baik. Pembicaraan pun sudah dilakukan dengan serius. Sayangnya hingga kini masih belum ada tindak lanjut terkait penggunaan GOR untuk kegiatan latihan atlet.

“Sudah ada perbicangan dengan KONI, asset yang bisa dimanfaatkan latihan atlet kami tawarkan. Tawaran disambut dengan baik, hingga kini terus dimatangkan. Mungkin akhir bulan Februari sudah ada kepastian,” katanya.

Sementara itu, penanaman pohon pisang di atas lahan seluas 700 meter di Desa Bermi, Kecamatan Krucil akan terus dilakukan. Sebelumnya hanya menyisakan 90 batang yang saat ini telah berbuah dan mengeluarkan tunas. Tunas yang tumbuh sedianya akan dipindahkan serta dijadikan bibit untuk pembesaran.

“Akan kami perluas, sudah ada tunasnya tinggal memindahkan. Mudah-mudahan rencana bisa terealisasi,” bebernya. (ar/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pengelola Perusahaan Daerah (Perusda) Rengganis terus memutar otak untuk memberi kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Probolinggo. Oleh karenanya beberapa unit usaha yang dikelola terus dievaluasi agar lebih maksimal.

Direktur Perusda Rengganis, Suhud mengatakan, pada prinsipnya telah dilakukan evaluasi secara berkala unit usaha yang dikelola. Di antaranya adalah GOR Sasana Krida Kraksaan; Pesanggrahan di Bremi Krucil; Kebun Pisang di Krucil; Kolam Pemandian Jabung Paiton; dan Lapangan Tenis Kraksaan. Empat unit usaha yang dikelola menyasar pada sektor jasa.

Di tengah pandemi masih belum mampu memberikan kontribusi yang baik. “Hanya satu aset dimanfaatkan untuk kebun pisang, sisanya merupakan sektor jasa. Sedangkan saat pandemi Covid-19 sangat minim penyewa,” ujarnya.

Oleh karena itu, tahun ini pihaknya bekerja sama dengan KONI untuk memaksimalkan GOR Sasana Krida Kraksaan. Selama ini GOR belum dimanfaatkan dengan baik. Pembicaraan pun sudah dilakukan dengan serius. Sayangnya hingga kini masih belum ada tindak lanjut terkait penggunaan GOR untuk kegiatan latihan atlet.

“Sudah ada perbicangan dengan KONI, asset yang bisa dimanfaatkan latihan atlet kami tawarkan. Tawaran disambut dengan baik, hingga kini terus dimatangkan. Mungkin akhir bulan Februari sudah ada kepastian,” katanya.

Sementara itu, penanaman pohon pisang di atas lahan seluas 700 meter di Desa Bermi, Kecamatan Krucil akan terus dilakukan. Sebelumnya hanya menyisakan 90 batang yang saat ini telah berbuah dan mengeluarkan tunas. Tunas yang tumbuh sedianya akan dipindahkan serta dijadikan bibit untuk pembesaran.

“Akan kami perluas, sudah ada tunasnya tinggal memindahkan. Mudah-mudahan rencana bisa terealisasi,” bebernya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/