alexametrics
29C
Probolinggo
Thursday, 22 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Balai Uji Kir Baru Dibuka Jika Hasil Swab Turun

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Sejak Selasa (8/12) lalu, Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Uji Berkala Kendaraan Bermotor atau Uji kir di Desa Alassumur Lor, Kraksaan ditutup. Praktis semua kegiatan uji kir berkala di UPT tersebut diliburkan. Tempat ini baru akan dibuka apabila hasil swab karyawan keluar semua.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto mengatakan, untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19 tersebut, kegiatan tracing dilakukan terhadap petugas. Terutama terhadap petugas yang mempunyai kontak erat dengan yang bersangkutan. Setidaknya, ada 20 orang petugas di uji kir yang diswab.

“Sesuai dengan SOP (Standar Oprasional Prosedur, red) tracing sudah dilakukan dengan tes swab. Saat ini, kami masih menunggu hasilnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seorang staf yang terpapar Covid-19 bukan melalui pemilik kendaraan yang melakukan Uji Kir. Namun pegawai tersebut terpapar dari istrinya. “Namun tetap dilakukan pendeteksian dini untuk mengantisipasi adanya penyebaran,” ujarnya.

Meski ditutup 14 hari sejak 8-22 Desember, pihaknya akan segera membuka pelayanan apabila dari hasil swab dinyatakan negatif untuk semua petugas uji kir.

“Tentunya kami berharap, hasilnya nanti bagus atau negatif. Kalau sudah seperti itu, maka akan langsung kami buka, tidak perlu menunggu sampai 22 Desember,” tegasnya. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Sejak Selasa (8/12) lalu, Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Uji Berkala Kendaraan Bermotor atau Uji kir di Desa Alassumur Lor, Kraksaan ditutup. Praktis semua kegiatan uji kir berkala di UPT tersebut diliburkan. Tempat ini baru akan dibuka apabila hasil swab karyawan keluar semua.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto mengatakan, untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19 tersebut, kegiatan tracing dilakukan terhadap petugas. Terutama terhadap petugas yang mempunyai kontak erat dengan yang bersangkutan. Setidaknya, ada 20 orang petugas di uji kir yang diswab.

“Sesuai dengan SOP (Standar Oprasional Prosedur, red) tracing sudah dilakukan dengan tes swab. Saat ini, kami masih menunggu hasilnya,” ujarnya.

Mobile_AP_Half Page

Ia menjelaskan, seorang staf yang terpapar Covid-19 bukan melalui pemilik kendaraan yang melakukan Uji Kir. Namun pegawai tersebut terpapar dari istrinya. “Namun tetap dilakukan pendeteksian dini untuk mengantisipasi adanya penyebaran,” ujarnya.

Meski ditutup 14 hari sejak 8-22 Desember, pihaknya akan segera membuka pelayanan apabila dari hasil swab dinyatakan negatif untuk semua petugas uji kir.

“Tentunya kami berharap, hasilnya nanti bagus atau negatif. Kalau sudah seperti itu, maka akan langsung kami buka, tidak perlu menunggu sampai 22 Desember,” tegasnya. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2