Masuk Zona Merah, Dishub: Tak Ada Penutupan Jalan di Kraksaan

DIBUKA: Sejumlah pengendara melintas di Jalan Rengganis, Kecamatan Kraksaan. Sebelumnya, jalan di sebelah barat Alun-alun Kraksaan ini ditutup karena Covid-19. Kini, meski zona merah tetap dibuka. (Agus Faiz Musleh/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pada awal pandemi Covid-19, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo mengambil kebijakan menutup sejumlah jalan di Kota Kraksaan. Kini, meski kembali masuk zona merah, Dishub tidak akan mengambil kebijakan serupa.

Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto mengatakan, meski saat ini kembali pada zona merah, kebijakan penutupan jalan di tempat-tempat umum tidak akan kembali dilakukan. “Berbeda pada awal pandemi Covid-19,” ujarnya, kemarin.

Tidak adanya penutupan jalan di tempat-tempat umum karena menurutnya, tidak ada riset atau penelitian yang mengatakan ditutupnya jalan di tempat umum ini dapat mengurangi penyebaran Covid-19. “Dari itu, kami tidak memberlakukan penutupan kembali jalan di tempat-tempat umum. Sebab, tidak ada riset yang mengatakan persebaran dapat dicegah dengan penutupan tersebut,” ujarnya.

Lebih dari itu, kata Heri, yang terpenting adalah mengubah kebiasaan masyarakat dalam melaksanakan atau mematuhi protokol kesehatan. Sebab, hal itu sangat mempengaruhi proses virus asal Wuhan, Tiongkok, itu. “Yang terpenting kebiasaan masyarakat seperti penggunaan masker dan mematuhi protokol kesehatan ini. Perubahan kebiasaan ini perlu ditanamkan kepada masyarakat, sehingga masyarakat juga bisa membantu Satgas Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya, Dishub Kabupaten Probolinggo menutup sejumlah ruas jalan di Kota Kraksaan karena adanya pandemi Covid-19. Salah satunya jalan Rengganis Kota Kraksaan dan jalan menuju Sumber Lele (SL) Park, Kraksaan. Alasannya, sejumlah jalan itu ditutup untuk mencegah terjadinya kerumunan yang dapat memicu penyebaran Covid-19. (mu/rud)