alexametrics
30.9 C
Probolinggo
Friday, 1 July 2022

Satgas: Covid Tak Menular melalui ASI, Ibu Positif Boleh Menyusui

KRAKSAAN, Radar Bromo – Penyebaran Covid-19 sangat mudah. Anak-anak termasuk memiliki kerentanan terpapar cukup tinggi. Meski begitu, virus korona disebut tidak bisa menular melalui air susu ibu (ASI). Ibu sedang terkonfirmasi positif covid, masih boleh menyusui.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan, seorang ibu yang positif Covid-19 memiliki antibodi terhadap virus itu sendiri. Karenanya, jika antibodi ibu bisa masuk melalui ASI, maka anak yang sedang menyusui juga mempunyai antibodi terhadap Covid-19. “Secara otomatis anaknya akan mempunyai antibodi terhadap Covid-19 yang diperoleh dari ASI ibunya,” ujarnya.

Ibu yang terkonfirmasi positif Covid-19, tetap boleh menyusui anaknya. Hanya saja, ketika akan memberikan ASI harus sesuai dengan protokol kesehatan. Tubuh ibu harus benar-benar bersih dan daerah payudara juga harus dibersihkan dulu sebelum anaknya menyusu.

Tidak hanya itu, ibu harus mencuci tangan dan harus tetap memakai masker. Sebab, anak yang sedang menyusu tidak mungkin menggunakan masker.

Namun, Dewi menyarankan, sebaiknya pemberian susu dilakukan menggunakan botol yang sebelumnya ASI-nya telah diperah. Kemudian, ASI dalam botol diberikan kepada orang lain yang tidak terpapar virus untuk selanjutnya disusukan kepada anak.

Jika memakai alat perah manual, kata Dewi, satu orang harus menggunakan satu alat perah ASI. ASI merupakan cairan tubuh, sehingga penyimpanannya dapat dilakukan di freezer atau lemari pendingin. “Ibu yang positif Covid-19 boleh memberikan ASI kepada anaknya. Dengan catatan harus memperhatikan protokol kesehatan,” ujarnya. (ar/rud)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Penyebaran Covid-19 sangat mudah. Anak-anak termasuk memiliki kerentanan terpapar cukup tinggi. Meski begitu, virus korona disebut tidak bisa menular melalui air susu ibu (ASI). Ibu sedang terkonfirmasi positif covid, masih boleh menyusui.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan, seorang ibu yang positif Covid-19 memiliki antibodi terhadap virus itu sendiri. Karenanya, jika antibodi ibu bisa masuk melalui ASI, maka anak yang sedang menyusui juga mempunyai antibodi terhadap Covid-19. “Secara otomatis anaknya akan mempunyai antibodi terhadap Covid-19 yang diperoleh dari ASI ibunya,” ujarnya.

Ibu yang terkonfirmasi positif Covid-19, tetap boleh menyusui anaknya. Hanya saja, ketika akan memberikan ASI harus sesuai dengan protokol kesehatan. Tubuh ibu harus benar-benar bersih dan daerah payudara juga harus dibersihkan dulu sebelum anaknya menyusu.

Tidak hanya itu, ibu harus mencuci tangan dan harus tetap memakai masker. Sebab, anak yang sedang menyusu tidak mungkin menggunakan masker.

Namun, Dewi menyarankan, sebaiknya pemberian susu dilakukan menggunakan botol yang sebelumnya ASI-nya telah diperah. Kemudian, ASI dalam botol diberikan kepada orang lain yang tidak terpapar virus untuk selanjutnya disusukan kepada anak.

Jika memakai alat perah manual, kata Dewi, satu orang harus menggunakan satu alat perah ASI. ASI merupakan cairan tubuh, sehingga penyimpanannya dapat dilakukan di freezer atau lemari pendingin. “Ibu yang positif Covid-19 boleh memberikan ASI kepada anaknya. Dengan catatan harus memperhatikan protokol kesehatan,” ujarnya. (ar/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/