alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Puluhan Pohon di Taman Kota Kraksaan Dipasang Barcode

KRAKSAAN, Radar Bromo – Tidak semua pengunjung di ruang terbuka hijau atau taman, mengerti jenis pohon. Supaya paham, puluhan pohon yang ditanam di Hutan Kota, diberi barcode Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo. Barcode berupa label itu dipasang pada batang pohon.

Pemasangan barcode dilakukan untuk memudahkan identifikasi tanaman melalui data yang tersimpan dalam quick respons (QR) Code. Dengan itu informasi tanaman dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat mulai nama ilmiah, klasifikasi, deskripsi dan manfaat tanaman.

“QR Code merupakan kode gambar dua dimensi tercetak. Menyimpan sejumlah informasi tanaman,” ujar Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi, Jumat (15/7).

Ia menjelaskan jika pemasangan QR Code perlu dipasang karena selama ini masyarakat seringkali tidak mengenal jenis dan manfaat tanaman yang ada di sekitar. QR Code menjadi salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat untuk bisa lebih mengenal dan mengetahui nama-nama tanaman yang hidup beserta manfaatnya.

Untuk mengetahui informasi tersebut pengunjung harus mengunduh aplikasi pemindai QR Code pada smartphone. Kemudian pindai (scan) label QR Code yang disematkan pada tanaman menggunakan aplikasi tersebut. QR code yang dipindai akan terhubung dengan website, selanjutnya menyajikan informasi detail mengenai jenis tanaman.

“Sementara ini pemasangan label QR Code hanya di Hutan Kota Kraksaan. Sebab di Hutan Kota Kraksaan ditumbuhi banyak jenis tanaman. Ada 40 pohon yang sudah terindentifikasi,” terangnya.

Hutan Kota Kraksaan merupakan salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik. Dimanfaatkan untuk keperluan wisata alam, rekreasi, olahraga, konservasi tanaman dan sarana edukasi. Adanya pelabelan berbasis QR code ini, pengunjung dapat menikmati rekreasi sekaligus belajar mengenai jenis-jenis tanaman.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Tidak semua pengunjung di ruang terbuka hijau atau taman, mengerti jenis pohon. Supaya paham, puluhan pohon yang ditanam di Hutan Kota, diberi barcode Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo. Barcode berupa label itu dipasang pada batang pohon.

Pemasangan barcode dilakukan untuk memudahkan identifikasi tanaman melalui data yang tersimpan dalam quick respons (QR) Code. Dengan itu informasi tanaman dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat mulai nama ilmiah, klasifikasi, deskripsi dan manfaat tanaman.

“QR Code merupakan kode gambar dua dimensi tercetak. Menyimpan sejumlah informasi tanaman,” ujar Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi, Jumat (15/7).

Ia menjelaskan jika pemasangan QR Code perlu dipasang karena selama ini masyarakat seringkali tidak mengenal jenis dan manfaat tanaman yang ada di sekitar. QR Code menjadi salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat untuk bisa lebih mengenal dan mengetahui nama-nama tanaman yang hidup beserta manfaatnya.

Untuk mengetahui informasi tersebut pengunjung harus mengunduh aplikasi pemindai QR Code pada smartphone. Kemudian pindai (scan) label QR Code yang disematkan pada tanaman menggunakan aplikasi tersebut. QR code yang dipindai akan terhubung dengan website, selanjutnya menyajikan informasi detail mengenai jenis tanaman.

“Sementara ini pemasangan label QR Code hanya di Hutan Kota Kraksaan. Sebab di Hutan Kota Kraksaan ditumbuhi banyak jenis tanaman. Ada 40 pohon yang sudah terindentifikasi,” terangnya.

Hutan Kota Kraksaan merupakan salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik. Dimanfaatkan untuk keperluan wisata alam, rekreasi, olahraga, konservasi tanaman dan sarana edukasi. Adanya pelabelan berbasis QR code ini, pengunjung dapat menikmati rekreasi sekaligus belajar mengenai jenis-jenis tanaman.

MOST READ

BERITA TERBARU

/