alexametrics
31.9 C
Probolinggo
Thursday, 29 July 2021

Puluhan Lapak di Pasar Semampir Diamankan karena Sering Bikin Macet

KRAKSAAN, Radar Bromo – Puluhan lapak yang berjejer di pinggir jalan depan Pasar Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diangkut Satpol PP, Selasa (15/6). Lapak ini disebut-sebut menjadi biang macet Jalan MT. Haryono, Kraksaan.

Penertiban lapak milik pedagang itu dimulai sekitar pukul 08.00. Tercatat ada 28 lapak yang diangkut Satpol PP ke kantor Kecamatan Kraksaan. Puluhan lapak itu milik pedagang yang biasa berjualan pada malam hari, mulai pukul 20.00-07.00.

“Yang kami amankan lapak pedagang malam. Jelas dalam peraturan pasar, jika lapak yang malam ini pada pukul 07.00 masih belum mengamankan lapaknya, maka kami angkut untuk diamankan,” ujar Kasi Trantib Kecamatan Kraksaan Herik Daryanto.

Saat penertiban, sejumlah lapak sudah ditinggalkan pemiliknya. Namun, terlihat juga pelapak yang masih berjualan. Ada yang berjualan daging ayam, ikan, dan sayu mayur.

“Kalau seperti ini bisa macet. Sudah berdagang, lapaknya ditinggal. Paling tidak diberesin dulu. Nanti kalau memang mau diambil lapaknya, bisa diurus ke kantor. Dengan membuat surat persetujuan mau tertib dan tidak mengulangi lagi,” ujar Heri.

Pedagang yang masih berjualan di sekitar jalan pasar diminta pindah. Namun, begitu terdengar umpatan dari pedagang yang tidak terima.

“Engkok tak Endik dunnyah. Arek bedeh, ya eselket agih. Jek mintah karcis lagguk yeh, ngamukah kok mun epentaen pole. (Saya tidak punya harta. Kalau celurit ada. Jangan minta karcis besok ya, mau ngamuk saya),” ujar salah seorang pedagang perempuan dengan nada tinggi sembari membereskan dagangannya.

Koordinator Pasar Semampir Joeli Santoso mengatakan, pemilik lapak yang lapaknya diamankan sebelumnya sudah sering diperingatkan. Bahkan, diberi teguran. “Sudah sering, tapi masih tetap seperti ini. Berjualan sampai di sekitaran jalan sampai pagi,” ajarnya.

Penertiban ini sudah dilakukan Satpol PP sejak beberapa waktu lalu. Satpol PP mengaku akan terus melakukan penertiban sampai para pedangang tertib. (mu/rud)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Puluhan lapak yang berjejer di pinggir jalan depan Pasar Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diangkut Satpol PP, Selasa (15/6). Lapak ini disebut-sebut menjadi biang macet Jalan MT. Haryono, Kraksaan.

Penertiban lapak milik pedagang itu dimulai sekitar pukul 08.00. Tercatat ada 28 lapak yang diangkut Satpol PP ke kantor Kecamatan Kraksaan. Puluhan lapak itu milik pedagang yang biasa berjualan pada malam hari, mulai pukul 20.00-07.00.

“Yang kami amankan lapak pedagang malam. Jelas dalam peraturan pasar, jika lapak yang malam ini pada pukul 07.00 masih belum mengamankan lapaknya, maka kami angkut untuk diamankan,” ujar Kasi Trantib Kecamatan Kraksaan Herik Daryanto.

Saat penertiban, sejumlah lapak sudah ditinggalkan pemiliknya. Namun, terlihat juga pelapak yang masih berjualan. Ada yang berjualan daging ayam, ikan, dan sayu mayur.

“Kalau seperti ini bisa macet. Sudah berdagang, lapaknya ditinggal. Paling tidak diberesin dulu. Nanti kalau memang mau diambil lapaknya, bisa diurus ke kantor. Dengan membuat surat persetujuan mau tertib dan tidak mengulangi lagi,” ujar Heri.

Pedagang yang masih berjualan di sekitar jalan pasar diminta pindah. Namun, begitu terdengar umpatan dari pedagang yang tidak terima.

“Engkok tak Endik dunnyah. Arek bedeh, ya eselket agih. Jek mintah karcis lagguk yeh, ngamukah kok mun epentaen pole. (Saya tidak punya harta. Kalau celurit ada. Jangan minta karcis besok ya, mau ngamuk saya),” ujar salah seorang pedagang perempuan dengan nada tinggi sembari membereskan dagangannya.

Koordinator Pasar Semampir Joeli Santoso mengatakan, pemilik lapak yang lapaknya diamankan sebelumnya sudah sering diperingatkan. Bahkan, diberi teguran. “Sudah sering, tapi masih tetap seperti ini. Berjualan sampai di sekitaran jalan sampai pagi,” ajarnya.

Penertiban ini sudah dilakukan Satpol PP sejak beberapa waktu lalu. Satpol PP mengaku akan terus melakukan penertiban sampai para pedangang tertib. (mu/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU