alexametrics
24C
Probolinggo
Monday, 18 January 2021

Data Pasien Positif di Kab Probolinggo Tak Sesuai KTP, Pencatatan Berdasarkan Domisili

KRAKSAAN,Radar Bromo – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo merilis orang terkonfirmasi positif korona ada 122 orang. Namun, dari jumlah itu bukan hanya warga Kabupaten Probolinggo. Sebagian, ada warga luar daerah.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Anang Budi Yoelijanto mengatakan, jumlah pasien positif sejauh ini tidak berubah. Berdasarkam rilis terakhir Senin (15/6), ada 122 orang. “Jumlah ini sama dengan sehari sebelumnya dengan keterangan 17 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 102 orang sembuh, dan 3 orang meninggal dunia,” jelasnya.

Hanya saja, kata Anang, dari semua kasus itu, tidak semuanya murni masyarakat Kabupaten Probolinggo. Sebab, ada beberapa warga yang berdomisili di luar Kabupaten Probolinggo, tetapi pencatatannya dimasukkan di Kabupaten Probolinggo. Data dari luar daerah itu dimasukkan dalam database RSUD Tongas.

“Dasarnya adalah regulasi dari Provinsi Jawa Timur, yang menyebutkan pencatatan itu tidak harus berdasarkan KTP. Tapi, berdasarkan domisili. Artinya, orang itu bisa dicatatkan tergantung tempat tinggalnya dan bisa tergantung pada tempat kerjanya atau di mana dia lebih banyak berada,” jelasnya.

Anang mencontohkan, ada warga Kota Probolinggo, yang kasusnya masuk data di Kabupaten Probolinggo. Mekanisme pencatatan ini dilakukan untuk kemudahan penelusuran penularannya.

“Jadi, tidak harus yang alamatnya di Kota (Probolinggo) mesti ditangani oleh kota. Kalau dia ternyata sumber penularannya ada di tempat lain. Jadi, dasarnya di mana dia lebih banyak berinteraksi, di situlah kasusnya bias dimasukkan,” ujarnya. (sid/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU