Dinas Koperasi Alokasikan Kredit Modal Kerja Rp 2,5 Miliar Tahun Ini

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Pemkab Probolinggo mengalokasikan Kredit Modal Kerja (KMK) sebesar Rp 2,5 miliar kepada koperasi dan usaha mikro. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan usaha agar lebih stabil dan mampu berkembang.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan, fasilitas pembiayaan KMK ini merupakan wujud dukungan pemerintah kepada koperasi dan pelaku usaha mikro agar lebih stabil. “Kredit modal kerja yang dialokasikan memiliki bunga 6 persen per tahun. Ini tergolong murah yang memang dimaksudkan untuk pemberdayaan dan penguatan modal koperasi dan usaha mikro untuk percepatan pemerataan kesejahteraan sosial dan peningkatan iklim usaha,” ujarnya.

Nantinya, alokasi tersebut diperuntukkan usaha mikro sebesar Rp 720 juta, KPRI sebesar Rp 750 juta, usaha sensuko sebesar Rp 530 juta, dan usaha produktif sebesar Rp 500 juta. “Sosialisasi alokasi KMK nanti akan diberikan kepada koperasi dan usaha mikro, camat, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta stakeholder yang memiliki binaan pelaku usaha mikro,” tuturnya.

Menurutnya, dana pembiayaan KMK ini dapat dimanfaatkan koperasi dan usaha mikro di semua sektor usaha produktif. Dukungan kepada Kepala OPD yang menangani teknis tumbuh kembang usaha mikro. Serta camat supaya mendorong koperasi dan usaha mikro yang berada di wilayahnya. (ar/fun)