alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Pastikan Reakreditasi Puskesmas Belum Bisa Dilaksanakan

KRAKSAAN, Radar Bromo – Masa akreditasi sebanyak 21 Puskesmas di Kabupaten Probolinggo tahun ini habis. Proses reakreditasi puskesmas belum bisa dilaksanakan, sebab masih berada dalam situasi pandemi. Sehingga reakreditasi diprediksi akan terlaksana pada tahun depan.

Pelaksanaan reakreditasi dilakukan setiap 3 tahun sekali. Sebagai upaya untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. Sebanyak 21 puskesmas diusulkan untuk reakreditasi, sebab telah habis masa berlaku akreditasnya.

“Sudah diusulkan, namun tidak bisa dilaksanakan pada tahun ini karena situasi masih belum memungkinkan,” ujar Kasi Pelayanan Kesehatan Primer Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, Mursid.

Kendati akreditasi sudah habis masa berlakunya, status akreditasi masih berlaku sampai dengan proses reakreditasi oleh surveyor dari Kementerian Kesehatan. Sehingga tidak mempengaruhi kualitas layanan yang ada. Dengan demikian pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat berjalan sebagaimana mestinya.

“Pelayanan berjalan seperti biasanya, tidak ada pengaruhnya. Selama reakreditasi dilakukan pada Puskesmas, tidak pernah ada penurunan status. Bahkan akreditasi puskesmas selalu naik,” katanya.

Dari data yang ada sebanyak 21 puskesmas yang akan dilakukan akreditasi ulang. Yang mana 3 di antaranya berstatus dasar, yakni Puskesmas Banyuanyar, Jorongan, dan Sumber, sebanyak 17 puskesmas berstatus madya, dan 1 puskesmas berstatus utama. Serta 1 puskesmas turut diusulkan untuk akreditasi ulang sebab akan berakhir awal tahun depan.

“Usulan sudah dikirim. Jika kondisi masih seperti ini (Pandemi, Red) kemungkinan reakreditasi akan dilaksanakan pada Februari tahun depan. Tapi kami tetap siap sewaktu-waktu ada kunjungan dari pusat,” bebernya. (ar/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.