alexametrics
25.7 C
Probolinggo
Saturday, 5 December 2020

Alokasi Pupuk Bersubsidi Kian Menipis, Pemkab Ajukan Tambahan

DRINGU, Radar Bromo – Tidak disetujuinya permohonan penambahan alokasi dua jenis pupuk bersubsidi oleh Pemprov Jawa Timur. Ini membuat Pemkab Probolinggo mengirimkan surat permohanan kepada Dirjen Prasarana dan Sarana Kementerian Pertanian (Kementan).

Pengajuan permohonan ini merupakan upaya final yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani. Mengingat alokasi pupuk bersubsidi semakin menipis. Penggunaan sisa alokasi pupuk sementara saat ini dimaksimalkan sampai dengan ada penambahan dari kementerian pertanian.

“Saat permohonan penambahan alokasi pupuk Urea dan ZA kepada Pemprov Jatim tidak disetujui. DKPP kemudian bersurat kepada Bupati. Terkait dengan kondisi pupuk yang ada saat ini. Baru beberapa waktu lalu nota dinas turun,” ujar Kasi Pupuk DKPP, Suparlan.

Turunnya nota dinas kemudian ditindak lanjuti oleh DKPP dengan meneruskan surat permohonan kepada kepada Dirjen Prasarana dan Sarana Kementan. Sebagai bahan pertimbangan, surat yang dikirim dilengkapi dengan alasan permohonan penambahan aloksi pupuk. Yang menegaskan bahwa penambahan betul-betul dibutuhkan.

“Hari ini (jumat, red) kami upayakan surat sudah dikirim. Sebab masih ada beberapa hal yang harus dilengkapi,” terangnya.

Pada bulan Juli, realisasi penyaluran dua jenis pupuk telah lebih dari 65 persen. Di mana jenis pupuk urea telah tersalurkan sebanyak 22.736 ton atau mencapai 68 persen dari alokasi pupuk. Sedangkan pupuk ZA telah tersalurkan sebanyak 10.083 ton atau mencapai 74 persen dari alokasi pupuk di tahun ini.

Sisa alokasi tersebut dirasa tidak cukup sampai dengan akhir tahun. Sebab usulan pada tahun anggaran 2020 melalui rekapitulasi e-RDKK yang diusulkan Kepala DKPP untuk jenis urea sebanyak 77.950 ton dan jenis ZA 31.801 ton.

“Dengan dasar itulah perlu dilakukan penambahan, guna untuk menjaga kestabilan alokasi pupuk bersubsidi sampai dengan akhir tahun. Semoga Kementan merespons dan menyetujui permohonan ini,” pungkasnya. (ar/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Giliran Temukan Pintu Besi Bermotif Bunga di Goa Jepang

Temuan penting kembali didapati tim ekskavasi di Goa Jepang di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

BERITA TERBARU

Dua Motor Tabrakan di Kedemungan Kejayan, Satu Tewas

Saat dua motor berpapasan itulah, posisi motor yang dikendarai Oki terlalu mengarah kekanan.

Masih Gagal Realisasikan Wisata Halal di Banyubiru  

Rencana Pemkab Pasuruan untuk mewujudkan konsep wisata halal di Pemandian Alam Banyubiru, Kecamatan Winongan gagal terealisasi.

Polisi Belum Tetapkan Tersangka di Pencemaran Sungai Kaliputih

Sudah sekitar empat bulan, penyidik belum memutuskan siapa yang patut dijadikan tersangka dalam kasus ini.

Capaian Retribusi Uji Kir Masih 80 Persen

Target retrebusi uji kir ini, sejatinya telah dikurangi. Sebelum pandemi Covid-19, target retrebusi ujikir tahun ini mencapai Rp 1,05 miliar

Laporan Dana Kampanye Tinggal Dua Hari, KPU: Paslon Segera Setor

Setiap pasangan calon harus menutup rekening dana kampanye di bank.