alexametrics
27.9 C
Probolinggo
Wednesday, 16 June 2021
Desktop_AP_Top Banner

Porkab Digelar Tanpa Penonton

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PORKAB Probolinggo, direncanakan akan digelar pada 2-8 Juli 2021. Di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaannya akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain memastikan kesiapan protokol kesehatan, juga hanya akan diikuti 14 cabang olahraga (cabor).

“Setelah rapat koordinasi (rakor) dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Porkab Probolinggo bisa digelar. Karena masih pandemi, Porkab harus menerapkan prokes secara ketat selama pelaksanaan,” ujar Sekretaris Umum KONI Kabupaten Probolinggo Khalid Abu Bakar.

Tahun ini, dari 30 cabor, hanya 14 cabor yang akan mengikutinya. Karena rata-rata 14 cabor itu yang potensinya lebih merata di semua kecamatan. Sejumlah cabor yang sulit dipertandingkan di Porkab, karena pesertanya kurang dari 8 kecamatan. Seperti, tinju, muaythai, wushu, senam artistik, dan ritmik. Hanya sekitar 2 per 3 kecamatan.

“Pada 2018 ada 11 cabor yang diikutikan. Sekarang ada tambahan 3 cabor. Sepak bola, hoki, dan bola tangan. Perlu ada pengembangan organisasi dan pembinaan klub untuk cabor-cabor yang lain,” katanya.

Satgas Covid-19 juga meminta pembukaan Porkab dilaksanakan secara sederhana dengan undangan terbatas. Rencananya, pembukaannya akan digelar di GOR Sasana Krida Kraksaan. Tempatnya luas, sehingga dimungkinkan untuk mengatur jarak aman antarsesama undangan.

Dalam setiap cabor, kata Khalid, pihaknya sudah menyiapkan prokes. Di GOR Sasana Krida, juga disediakan posko utama. Begitu juga di setiap venue pertandingan, disiapkan tim medis bersama panitia penyelenggara untuk pengetatan prokes.

“Yang boleh masuk ke venue pertandingan adalah atlet, official yang terdaftar, panitia penyelenggara, perangkat pertandingan, panitia Porkab 2021, serta Satgas Penanganan Covid-19. Selain itu, setiap pertandingan tidak boleh dihadiri penonton,” jelasnya.

Sebagai jalan keluar tidak boleh dihadirinya penonton, kata Khalid, KONI akan membuat kanal khusus untuk menyiarkan secara langsung pembukaan dan semua pertandingan di YouTube. “Supaya bisa menjadi hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.

Semua hasil rakor bersama Satgas Penanganan Covid-19, ini sudah di-share kepada semua kontingen. Agar bisa menyadari, sebenarnya dengan dibuat virtual, banyak hal yang diefisienkan, sehingga bisa lebih fokus terhadap pertandingan.

“KONI dan panitia juga memberikan kesempatan kepada atlet berpotensi, tetapi tidak mendapatkan tempat di daerahnya. Mereka masih bisa berpartisipasi dalam Porkab 2021 dengan bergabung dengan kecamatan lain. Dengan syarat, mendapatkan rekomendasi dari kecamatan asalnya. Tetapi, belum tentu atlet yang lain bisa menang, karena situasi dan kondisi yang berbeda,” ujarnya. (mas/rud)

Mobile_AP_Rectangle 1

PORKAB Probolinggo, direncanakan akan digelar pada 2-8 Juli 2021. Di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaannya akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain memastikan kesiapan protokol kesehatan, juga hanya akan diikuti 14 cabang olahraga (cabor).

“Setelah rapat koordinasi (rakor) dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Porkab Probolinggo bisa digelar. Karena masih pandemi, Porkab harus menerapkan prokes secara ketat selama pelaksanaan,” ujar Sekretaris Umum KONI Kabupaten Probolinggo Khalid Abu Bakar.

Tahun ini, dari 30 cabor, hanya 14 cabor yang akan mengikutinya. Karena rata-rata 14 cabor itu yang potensinya lebih merata di semua kecamatan. Sejumlah cabor yang sulit dipertandingkan di Porkab, karena pesertanya kurang dari 8 kecamatan. Seperti, tinju, muaythai, wushu, senam artistik, dan ritmik. Hanya sekitar 2 per 3 kecamatan.

Mobile_AP_Half Page

“Pada 2018 ada 11 cabor yang diikutikan. Sekarang ada tambahan 3 cabor. Sepak bola, hoki, dan bola tangan. Perlu ada pengembangan organisasi dan pembinaan klub untuk cabor-cabor yang lain,” katanya.

Satgas Covid-19 juga meminta pembukaan Porkab dilaksanakan secara sederhana dengan undangan terbatas. Rencananya, pembukaannya akan digelar di GOR Sasana Krida Kraksaan. Tempatnya luas, sehingga dimungkinkan untuk mengatur jarak aman antarsesama undangan.

Dalam setiap cabor, kata Khalid, pihaknya sudah menyiapkan prokes. Di GOR Sasana Krida, juga disediakan posko utama. Begitu juga di setiap venue pertandingan, disiapkan tim medis bersama panitia penyelenggara untuk pengetatan prokes.

“Yang boleh masuk ke venue pertandingan adalah atlet, official yang terdaftar, panitia penyelenggara, perangkat pertandingan, panitia Porkab 2021, serta Satgas Penanganan Covid-19. Selain itu, setiap pertandingan tidak boleh dihadiri penonton,” jelasnya.

Sebagai jalan keluar tidak boleh dihadirinya penonton, kata Khalid, KONI akan membuat kanal khusus untuk menyiarkan secara langsung pembukaan dan semua pertandingan di YouTube. “Supaya bisa menjadi hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.

Semua hasil rakor bersama Satgas Penanganan Covid-19, ini sudah di-share kepada semua kontingen. Agar bisa menyadari, sebenarnya dengan dibuat virtual, banyak hal yang diefisienkan, sehingga bisa lebih fokus terhadap pertandingan.

“KONI dan panitia juga memberikan kesempatan kepada atlet berpotensi, tetapi tidak mendapatkan tempat di daerahnya. Mereka masih bisa berpartisipasi dalam Porkab 2021 dengan bergabung dengan kecamatan lain. Dengan syarat, mendapatkan rekomendasi dari kecamatan asalnya. Tetapi, belum tentu atlet yang lain bisa menang, karena situasi dan kondisi yang berbeda,” ujarnya. (mas/rud)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2