Usulkan Target RPH di Kabupaten Probolinggo Naik Jadi Rp 3 Juta

DRINGU, Radar Bromo – Pencapaian target retribusi Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo tahun 2019 tak memenuhi target. Walau demikian, tahun ini DPKH menaikkan target retribusi menjadi Rp 170 juta.

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi mengatakan, target tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 2 juta dari target tahun sebelumnya. “Tahun ini target RPH kami usulkan naik menjadi Rp 170 juta, naik Rp 2 juta dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 168 juta,” ujarnya.

Kendati masih merupakan angka usulan target, pihaknya berupaya mencapai angka tersebut. Target tersebut dijadikan patokan di awal tahun untuk menyusun upaya dan strategi yang dilakukan agar target tercapai.

“Target tersebut bisa saja naik, tergantung hasil evaluasi dan kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten. Setidaknya, kami sudah memiliki pandangan dan upaya yang akan dilakukan untuk mencapai target,” pungkasnya.

Pada tahun sebelumnya, pencapaian retribusi RPH Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo hanya mencapai 75 persen. Realisasinya RPH mampu meraih Rp 126 juta. Dimana target RPH yang telah ditetapkan adalah Rp 168 juta.

Meskipun tahun sebelumnya target belum tercapai, DPKH tetap optimistis jika target RPH di tahun ini akan tercapai. Evaluasi pun telah dilakukan oleh pihaknya. Peningkatan sarana dan prasana RPH akan terus dilakukan di enam RPH yang tersebar di Kabupaten Probolinggo, yakni RPH Gading, Besuk, Krejengan, Maron, Banyuanyar, dan Leces. Pihaknya juga akan melakukan pendekatan personal kepada pelaku usaha agar melakukan pemotongan ternak melalui RPH.

“Tentu kami lakukan evaluasi penyebab tidak tercapainya target di tahun sebelumnya. Dengan evaluasi tersebut, akan dijadikan dasar penentuan upaya yang akan dilakukan supaya tercapai target. Di antaranya adalah meningkatkan sarana dan prasarana, serta pendekatan personal kepada pelaku usaha akan dilakukan,” jelasnya. (ar/fun)