alexametrics
27.9 C
Probolinggo
Friday, 24 September 2021

Sudah Puluhan Kali Damkar Evakuasi Sarang Tawon Vespa

DRINGU, Radar Bromo – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo dalam kurun waku delapan bulan sudah melakukan 51 upaya evakuasi di permukiman padat penduduk. Mayoritas tindakan yang dilakukan adalah evakuasi sarang tawon vespa.

Evakuasi yang dilakukan Damkar sejatinya untuk mengantisipasi adanya dampak buruk dan membahayakan warga. Di samping itu upaya yang dilakukan juga untuk membantu agar aktivititas warga lebih tenang dan nyaman.

“Kami tidak hanya melakukan pemadaman api yang menjadi tugas utama kami. Tetapi juga membantu masyarakat yang panik dan membutuhkan pertolongan,” ujar Humas Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo Sholehuddin.

TUGAS LAIN: Selain memadamkan kebakaran, Damkar kini juga sering mengatasi persoalan lain seperti evakuasi sarang tawon, ular, hingga tiang roboh. (Foto: Dok. Radar Bromo)

Menurutnya dalam kurun waktu Januari hingga minggu pertama bulan September. Pihaknya telah melakukan evakuasi 51 laporan dari masyarakat. Di antaranya adalah 35 evakuasi tawon vespa; 10 evakuasi pohon tumbang; sementara sisanya adalah evakuasi ular dan evakuasi tiang roboh.

“Tidak semua laporan yang masuk kami catat, hanya laporan yang memerlukan upaya penindakan,” katanya.

Upaya evakuasi sarang tawon vespa menjadi tindakan terbanyak. Pasalnya sarang kerap berada di daerah permukiman padat penduduk. Keberadaan sarang tawon vespa meresahkan masyarakat karena jika merasa terusik akan menyengat. Akibat dari sengatan lebah tersebut berdampak pada tubuh.

Kemudian evakuasi pohon tumbang juga dilakukan dengan segera untuk membantu masyarakat. Mayoritas pohon yang tumbang berada dekat dengan ruas jalan. Karenanya perlu ada penanganan secepat mungkin agar laju kendaraan dan aktivitas warga dapat segera lancar. (ar/fun)

DRINGU, Radar Bromo – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo dalam kurun waku delapan bulan sudah melakukan 51 upaya evakuasi di permukiman padat penduduk. Mayoritas tindakan yang dilakukan adalah evakuasi sarang tawon vespa.

Evakuasi yang dilakukan Damkar sejatinya untuk mengantisipasi adanya dampak buruk dan membahayakan warga. Di samping itu upaya yang dilakukan juga untuk membantu agar aktivititas warga lebih tenang dan nyaman.

“Kami tidak hanya melakukan pemadaman api yang menjadi tugas utama kami. Tetapi juga membantu masyarakat yang panik dan membutuhkan pertolongan,” ujar Humas Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo Sholehuddin.

TUGAS LAIN: Selain memadamkan kebakaran, Damkar kini juga sering mengatasi persoalan lain seperti evakuasi sarang tawon, ular, hingga tiang roboh. (Foto: Dok. Radar Bromo)

Menurutnya dalam kurun waktu Januari hingga minggu pertama bulan September. Pihaknya telah melakukan evakuasi 51 laporan dari masyarakat. Di antaranya adalah 35 evakuasi tawon vespa; 10 evakuasi pohon tumbang; sementara sisanya adalah evakuasi ular dan evakuasi tiang roboh.

“Tidak semua laporan yang masuk kami catat, hanya laporan yang memerlukan upaya penindakan,” katanya.

Upaya evakuasi sarang tawon vespa menjadi tindakan terbanyak. Pasalnya sarang kerap berada di daerah permukiman padat penduduk. Keberadaan sarang tawon vespa meresahkan masyarakat karena jika merasa terusik akan menyengat. Akibat dari sengatan lebah tersebut berdampak pada tubuh.

Kemudian evakuasi pohon tumbang juga dilakukan dengan segera untuk membantu masyarakat. Mayoritas pohon yang tumbang berada dekat dengan ruas jalan. Karenanya perlu ada penanganan secepat mungkin agar laju kendaraan dan aktivitas warga dapat segera lancar. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU