alexametrics
26.8 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

249 Kades di Probolinggo Dilantik, Plt Bupati: Tugas Utama Entaskan Kemiskinan

KRAKSAAN, Radar Bromo Sebanyak 249 kepala desa (kades) terpilih dalam Pilkades Serentak Tahap II Gelombang Pertama, dilantik Rabu (13/4). Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko menekankan peran kades dalam pengentasan kemiskinan. Karena ditengarai, banyak warga mampu masih masuk daftar keluarga tidak mampu.

Dampaknya, Kabupaten Probolinggo selalu menjadi sorotan sebagai daerah termiskin urutan keempat se-Jawa Timur (Jatim). Karena itu, Kades harus memprioritaskan penggunaan anggaran desa untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Joko -panggilan Plt Bupati Probolinggo- mengucapkan selamat kepada seluruh kades yang baru dilantik. Terdiri dari, 47 kepala desa incumbent dan 202 kepala desa baru. Dari jumlah itu, 236 kades laki-laki dan 13 orang perempuan.

Dia juga berharap pada kades yang baru dilantik agar dapat membawa wajah dan pemikiran baru dalam mengisi pembangunan. Sehingga, bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

”Program pembangunan desa, jangan bangun pagar kuburan. Apa kuburan itu kalau tidak dibangun pagarnya, bisa keluar. Jadi, program pembangunan di desa itu yang dapat meningkatkan ekonomi warga,” tuturnya dalam sambutannya di aula utama Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan, tempat pelantikan.

Joko juga menekankan pada kades terpilih untuk ikut berperan dalam pengentasan kemiskinan. Sebab, selama ini banyak warga yang tergolong mampu oleh kades dicatat sebagai penerima bantuan sosial. Mereka dimasukkan sebagai penerima bantuan, karena masih keluarga kades.

”Kalau masih keluarganya dan ingin membantu atau menjadi tanggungan kades, jangan dimasukkan dalam penerima bantuan dan dibebankan pada pemerintah. Gunakan dana pribadi kades kalau seperti itu,” terangnya.

KRAKSAAN, Radar Bromo Sebanyak 249 kepala desa (kades) terpilih dalam Pilkades Serentak Tahap II Gelombang Pertama, dilantik Rabu (13/4). Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko menekankan peran kades dalam pengentasan kemiskinan. Karena ditengarai, banyak warga mampu masih masuk daftar keluarga tidak mampu.

Dampaknya, Kabupaten Probolinggo selalu menjadi sorotan sebagai daerah termiskin urutan keempat se-Jawa Timur (Jatim). Karena itu, Kades harus memprioritaskan penggunaan anggaran desa untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Joko -panggilan Plt Bupati Probolinggo- mengucapkan selamat kepada seluruh kades yang baru dilantik. Terdiri dari, 47 kepala desa incumbent dan 202 kepala desa baru. Dari jumlah itu, 236 kades laki-laki dan 13 orang perempuan.

Dia juga berharap pada kades yang baru dilantik agar dapat membawa wajah dan pemikiran baru dalam mengisi pembangunan. Sehingga, bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

”Program pembangunan desa, jangan bangun pagar kuburan. Apa kuburan itu kalau tidak dibangun pagarnya, bisa keluar. Jadi, program pembangunan di desa itu yang dapat meningkatkan ekonomi warga,” tuturnya dalam sambutannya di aula utama Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan, tempat pelantikan.

Joko juga menekankan pada kades terpilih untuk ikut berperan dalam pengentasan kemiskinan. Sebab, selama ini banyak warga yang tergolong mampu oleh kades dicatat sebagai penerima bantuan sosial. Mereka dimasukkan sebagai penerima bantuan, karena masih keluarga kades.

”Kalau masih keluarganya dan ingin membantu atau menjadi tanggungan kades, jangan dimasukkan dalam penerima bantuan dan dibebankan pada pemerintah. Gunakan dana pribadi kades kalau seperti itu,” terangnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/