alexametrics
24 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Satgas Desa Diminta Buat Laporan Harian

KRAKSAAN, Radar Bromo – Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah mempersilakan masyarakat untuk menggelar ibadah salat tarawih di masjid maupun musala. Dengan catatan, para jamaah harus taat menerapkan protokol kesehatan. Selain itu satgas desa juga diminta buat laporan harian.

Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat Dewi Vironica mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan ibadah salat tarawih nantinya. Terlebih, Satgas Covid-19 di Kabupaten Probolinggo sudah terbentuk hingga ke tingkat desa.

“Satgas Covid1-19 ini kan sampai ke tingkat desa. Makanya untuk pengawasan, kami yakin akan maksimal. Sebab, hingga saat ini di Kabupaten Probolinggo masih menerapkan Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro,” ujarnya.

Sedangkan untuk Satgas Covid-19 dalam melakukan pengawasan, nantinya mereka akan dimintai laporan tertulis setiap hari dan minggunya. Dari laporan tersebut pihaknya akan dapat mengetahui daerah-daerah yang sudah patuh dan masih kerap melakukan pelanggaran prokes.

“Masing-masing desa itu akan membuat laporan tertulis untuk pelaksanaan PPKM Mikro, termasuk salat tarawih itu. Laporannya kepada Bupati, laporan harian dan mingguan, termasuk juga Satgas kecamatan,” ujarnya.

Dewi menambahkaan, penerapan PPKM Mikro dan pengawasan terhadap salat tarawih ini tidak terlepas dari bentuk ikhtiar Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam menangani pandemi Covid-19. Bahkan pihaknya akan memberikan teguran kepada masyarakat yang kedapatan secara sengaja mengentengkan atau melanggar penerapan protokol kesehatan.

“Secara teknis masih belum ada bentuk sanksinya seperti apa, yang jelas akan ada teguran. Tapi kan nanti dari laporan harian dan mingguan itu juga akan berdampak pada kebijakan selanjutnya,” ujarnya. (mu/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah mempersilakan masyarakat untuk menggelar ibadah salat tarawih di masjid maupun musala. Dengan catatan, para jamaah harus taat menerapkan protokol kesehatan. Selain itu satgas desa juga diminta buat laporan harian.

Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat Dewi Vironica mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan ibadah salat tarawih nantinya. Terlebih, Satgas Covid-19 di Kabupaten Probolinggo sudah terbentuk hingga ke tingkat desa.

“Satgas Covid1-19 ini kan sampai ke tingkat desa. Makanya untuk pengawasan, kami yakin akan maksimal. Sebab, hingga saat ini di Kabupaten Probolinggo masih menerapkan Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro,” ujarnya.

Sedangkan untuk Satgas Covid-19 dalam melakukan pengawasan, nantinya mereka akan dimintai laporan tertulis setiap hari dan minggunya. Dari laporan tersebut pihaknya akan dapat mengetahui daerah-daerah yang sudah patuh dan masih kerap melakukan pelanggaran prokes.

“Masing-masing desa itu akan membuat laporan tertulis untuk pelaksanaan PPKM Mikro, termasuk salat tarawih itu. Laporannya kepada Bupati, laporan harian dan mingguan, termasuk juga Satgas kecamatan,” ujarnya.

Dewi menambahkaan, penerapan PPKM Mikro dan pengawasan terhadap salat tarawih ini tidak terlepas dari bentuk ikhtiar Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam menangani pandemi Covid-19. Bahkan pihaknya akan memberikan teguran kepada masyarakat yang kedapatan secara sengaja mengentengkan atau melanggar penerapan protokol kesehatan.

“Secara teknis masih belum ada bentuk sanksinya seperti apa, yang jelas akan ada teguran. Tapi kan nanti dari laporan harian dan mingguan itu juga akan berdampak pada kebijakan selanjutnya,” ujarnya. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/