alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Capaian Luasan Lahan Padi Baru 4.811 Hektare

DRINGU, Radar Bromo – Ketahanan pangan terus diwujudkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo. Karenanya target luas lahan padi terus dikejar. Sampai dengan pekan awal April realisasi luasan lahan masih 4.811 hektare.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPP Kabupaten Probolinggo Didik Tulus Prasetyo. Menuturkan jika capaian target yang bertahap diwujudkan belum terlalu signifikan. Di sisa musim hujan, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada petani. Agar memaksimalkan musim hujan untuk melakukan penanaman padi pada lahan miliknya.

“Saat ini masih musim hujan, kebutuhan air relatif tercukupi. Kami lakukan pendekatan agar petani memprioritaskan penanaman padi,” kata Didik.

Dia mengatakan jika komoditas padi begitu menguntungkan jika ditanam pada musim hujan. Sebab saat ini mayoritas komoditas yang ditanam pada lahan milik petani sangat bergantung pada musim. Tak mengherankan tanaman petani juga mengikuti musim.

“Komoditas menyesuaikan musim sebab dari segi kualitas dan kuantitas lebih menguntungkan,” ucapnya.

Saat masuk penghujan, semua wilayah memiliki potensi untuk tanam padi. Meskipun demikian DKPP tetap memiliki peta area tanam komoditas padi yang cukup baik. Meliputi Kecamatan Kraksaan, Pajarakan, Gading, Gending, dan Tegalsiwalan. Yang mana penanaman padi menjadi prioritas dibandingkan dengan komoditas lainnya.

Sementara itu dari segi realisasi capaian target luasan areal tanam. Hingga pertengahan bulan April, luas lahan tanam padi di Kabupaten Probolinggo mencapai 4.811 hektare. Sedangkan target yang harus dicapai sepanjang tahun 2021 adalah seluas 57.000 hektare.

“Dari segi ketersediaan irigasi, wilayah yang sudah kami petakan cukup baik. Mampu dapat menghasilkan panen yang biak dengan kuantitas yang cukup banyak. Target terus kami kejar,” tuturnya. (ar/fun)

DRINGU, Radar Bromo – Ketahanan pangan terus diwujudkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo. Karenanya target luas lahan padi terus dikejar. Sampai dengan pekan awal April realisasi luasan lahan masih 4.811 hektare.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPP Kabupaten Probolinggo Didik Tulus Prasetyo. Menuturkan jika capaian target yang bertahap diwujudkan belum terlalu signifikan. Di sisa musim hujan, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada petani. Agar memaksimalkan musim hujan untuk melakukan penanaman padi pada lahan miliknya.

“Saat ini masih musim hujan, kebutuhan air relatif tercukupi. Kami lakukan pendekatan agar petani memprioritaskan penanaman padi,” kata Didik.

Dia mengatakan jika komoditas padi begitu menguntungkan jika ditanam pada musim hujan. Sebab saat ini mayoritas komoditas yang ditanam pada lahan milik petani sangat bergantung pada musim. Tak mengherankan tanaman petani juga mengikuti musim.

“Komoditas menyesuaikan musim sebab dari segi kualitas dan kuantitas lebih menguntungkan,” ucapnya.

Saat masuk penghujan, semua wilayah memiliki potensi untuk tanam padi. Meskipun demikian DKPP tetap memiliki peta area tanam komoditas padi yang cukup baik. Meliputi Kecamatan Kraksaan, Pajarakan, Gading, Gending, dan Tegalsiwalan. Yang mana penanaman padi menjadi prioritas dibandingkan dengan komoditas lainnya.

Sementara itu dari segi realisasi capaian target luasan areal tanam. Hingga pertengahan bulan April, luas lahan tanam padi di Kabupaten Probolinggo mencapai 4.811 hektare. Sedangkan target yang harus dicapai sepanjang tahun 2021 adalah seluas 57.000 hektare.

“Dari segi ketersediaan irigasi, wilayah yang sudah kami petakan cukup baik. Mampu dapat menghasilkan panen yang biak dengan kuantitas yang cukup banyak. Target terus kami kejar,” tuturnya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/