alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 28 May 2022

Nomor Rangka-Mesin Mobil Pencuri Sapi Juga Tak Terlacak

GADING, Radar Bromo– Makin berat upaya penyelidikan yang dilakukan Polsek Gading untuk mengungkap mobil milik pencuri hewan (Curwan). Setelah memastikan nopol yang digunakan palsu, nomor rangka dan Mesin (Noka-Nosin) mobil Mitsubishi Colt Station juga tak terlacak.

Hal itu diungkap Kapolsek Gading, Iptu Agus Riyadi melalui Kanit Reskrimnya, Aipda Antono. Ia mengatakan jika hasil pengecekan noka nosin pada kendaraan minibus tersebut nihil, atau tidak ditemukan.

“Pengajuan pengecekan noka nosinnya ke samsat sudah keluar. Hanya saja tidak terlacak, ” ujarnya, Minggu (13/3).

Ia menyebutkan, dugaan sementara, noka nosin yang tidak diketahui itu lantaran nomornya telah diganti. “Bahkan kami sangat sulit untuk mencari nomornya, karena sudah ketutupan. Setelah nemu, ternyata tidak terlacak,” beber Antono.

Meski mengalami kesulitan tersebut, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan. Sejauh ini polisi masih terus berupaya mengungkap kepemilikan yang dipakai untuk mengangkut hewan hasil curian.

Tentunya dengan cara melakukan pengembangan terhadap barang bukti dan keterangan saksi yang telah di dapat. Sejauh ini ada lima saksi yang terlah dimintai keterangan.

Sebelumnya, Polsek Gading, Kabupaten Probolinggo Sabtu (5/3) lalu, berhasil mengamankan mobil Mitsubishi Colt Station bernopol N 8834 NL warna abu-abu di wilayah Desa Ranuwurung, Kecamatan Gading. Mobil itu ditemukan di sebuah hutan.

Mobil yang biasa disebut Elsapek itu diamankan, bersamaan dengan aksi pencurian dua sapi milik Hamsuli 53, warga Desa Prasi, Kecamatan Gading. Mobil sempat dikejar Faisol, anak Hamsuli, yang saat itu mencari 2 sapi. Beruntung kedua sapinya ketemu di lokasi yang berbeda.

Sapi pertamanya ditemukan Sabtu (5/3), di hutan Desa Keben, Gading. Nah, di lokasi inilah Faisol menemukan mobil yang diduga sebagai pengangkut sapi curian di Desa Ranuwurung. Di tempat yang sama juga ditemukan sapi keduanya pada Minggu (6/3) siang. (mu/fun)

GADING, Radar Bromo– Makin berat upaya penyelidikan yang dilakukan Polsek Gading untuk mengungkap mobil milik pencuri hewan (Curwan). Setelah memastikan nopol yang digunakan palsu, nomor rangka dan Mesin (Noka-Nosin) mobil Mitsubishi Colt Station juga tak terlacak.

Hal itu diungkap Kapolsek Gading, Iptu Agus Riyadi melalui Kanit Reskrimnya, Aipda Antono. Ia mengatakan jika hasil pengecekan noka nosin pada kendaraan minibus tersebut nihil, atau tidak ditemukan.

“Pengajuan pengecekan noka nosinnya ke samsat sudah keluar. Hanya saja tidak terlacak, ” ujarnya, Minggu (13/3).

Ia menyebutkan, dugaan sementara, noka nosin yang tidak diketahui itu lantaran nomornya telah diganti. “Bahkan kami sangat sulit untuk mencari nomornya, karena sudah ketutupan. Setelah nemu, ternyata tidak terlacak,” beber Antono.

Meski mengalami kesulitan tersebut, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan. Sejauh ini polisi masih terus berupaya mengungkap kepemilikan yang dipakai untuk mengangkut hewan hasil curian.

Tentunya dengan cara melakukan pengembangan terhadap barang bukti dan keterangan saksi yang telah di dapat. Sejauh ini ada lima saksi yang terlah dimintai keterangan.

Sebelumnya, Polsek Gading, Kabupaten Probolinggo Sabtu (5/3) lalu, berhasil mengamankan mobil Mitsubishi Colt Station bernopol N 8834 NL warna abu-abu di wilayah Desa Ranuwurung, Kecamatan Gading. Mobil itu ditemukan di sebuah hutan.

Mobil yang biasa disebut Elsapek itu diamankan, bersamaan dengan aksi pencurian dua sapi milik Hamsuli 53, warga Desa Prasi, Kecamatan Gading. Mobil sempat dikejar Faisol, anak Hamsuli, yang saat itu mencari 2 sapi. Beruntung kedua sapinya ketemu di lokasi yang berbeda.

Sapi pertamanya ditemukan Sabtu (5/3), di hutan Desa Keben, Gading. Nah, di lokasi inilah Faisol menemukan mobil yang diduga sebagai pengangkut sapi curian di Desa Ranuwurung. Di tempat yang sama juga ditemukan sapi keduanya pada Minggu (6/3) siang. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/