alexametrics
30.6 C
Probolinggo
Friday, 1 July 2022

Kandang Terbakar di Nogosaren Gading, 3 Sapi Terpanggang

GADING, Radar Bromo– Subdul, 67, mendapat musibah Jumat dini hari (13/11). Kandang sapi milik warga Dusun Wonosari RT. 08/RW. 03 Desa Nogosaren, Kecamatan Gading, terbakar. Selain kandang yang rusak, 3 ekor sapi miliknya mati akibat terpanggang api.

Informasi yang diperoleh radarbromo. jawapos.com, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 01.30. Dini hari itu Subdul sedang tidur lelap di rumahnya yang hanya berjarak 3 meter dengan kandang sapi. Tiba-tiba Sawal, 39, anak Subdul yang saat itu terbangun, melihat kepulan asap api.

“Kandang berada di belakang rumah. Pemilik saat itu tidur dirumah bersama keluarganya. Saat kejadian anaknya terbangun mencium bau asap seperti benda terbakar,” ujar Pj. Kepala Desa Nogosaren, Latif Hasan Asyari.

Setelah mencium bau benda terbakar, kemudian Sawal timbul rasa penasaran dan bergegas keluar dari rumah. Saat itulah dia terkejut karena sumber api ternyata berasal dari kandang sapi milik bapaknya yang sudah terbakar hebat.

Mengetahui hal itu kemudian dirinya segera membangunkan bapak dan seluruh penghuni rumah untuk menyelamatkan diri. “Kondisi api sudah besar, dengan paniknya Sawal pun membangunkan seluruh keluarga yang ada di rumah,” katanya.

Seluruh keluarga terbangun, kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk memadamkan api. Teriakan itu kemudian membuat warga sekitar terjaga. Puluhan warga pun berbondong-bondong melakukan upaya pemadaman api secara manual dengan menggunakan  timba.

Saat pemadaman, pemilik bersama warga mencoba untuk menyelamatkan 3 ekor sapi yang ada didalam kandang. Namun upaya tersebut terlambat. Sebab kandang yang berkonstruksi kayu dengan cepat dilalap api dan roboh menimpa ternak yang ada di dalamnya. (ar/fun)

GADING, Radar Bromo– Subdul, 67, mendapat musibah Jumat dini hari (13/11). Kandang sapi milik warga Dusun Wonosari RT. 08/RW. 03 Desa Nogosaren, Kecamatan Gading, terbakar. Selain kandang yang rusak, 3 ekor sapi miliknya mati akibat terpanggang api.

Informasi yang diperoleh radarbromo. jawapos.com, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 01.30. Dini hari itu Subdul sedang tidur lelap di rumahnya yang hanya berjarak 3 meter dengan kandang sapi. Tiba-tiba Sawal, 39, anak Subdul yang saat itu terbangun, melihat kepulan asap api.

“Kandang berada di belakang rumah. Pemilik saat itu tidur dirumah bersama keluarganya. Saat kejadian anaknya terbangun mencium bau asap seperti benda terbakar,” ujar Pj. Kepala Desa Nogosaren, Latif Hasan Asyari.

Setelah mencium bau benda terbakar, kemudian Sawal timbul rasa penasaran dan bergegas keluar dari rumah. Saat itulah dia terkejut karena sumber api ternyata berasal dari kandang sapi milik bapaknya yang sudah terbakar hebat.

Mengetahui hal itu kemudian dirinya segera membangunkan bapak dan seluruh penghuni rumah untuk menyelamatkan diri. “Kondisi api sudah besar, dengan paniknya Sawal pun membangunkan seluruh keluarga yang ada di rumah,” katanya.

Seluruh keluarga terbangun, kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk memadamkan api. Teriakan itu kemudian membuat warga sekitar terjaga. Puluhan warga pun berbondong-bondong melakukan upaya pemadaman api secara manual dengan menggunakan  timba.

Saat pemadaman, pemilik bersama warga mencoba untuk menyelamatkan 3 ekor sapi yang ada didalam kandang. Namun upaya tersebut terlambat. Sebab kandang yang berkonstruksi kayu dengan cepat dilalap api dan roboh menimpa ternak yang ada di dalamnya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/