alexametrics
30.4 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Tera Ulang Timbangan Pedagang Ditargetkan Selesai Bulan Ini

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo, terus berupaya menciptakan perdagangan yang sehat. Salah satunya dengan rutin melakukan tera ulang setiap timbangan milik pedagang. Terutama di sejumlah pasar daerah.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Metrologi Legal Disperindag Kabupaten Probolinggo Diyah Setyorini mengatakan, pihaknya telah melakukan tera ulang di 17 kecamatan. Sisanya, ditargetkan selesai sebelum akhir tahun ini. “Dari 24 kecamatan hanya tersisa sedikit. Meski kemarin sempat diliburkan, namun kegiatan ini selalu terus dilakukan. Kegiatan ini dimulai kembali sejak Agustus kemarin,” ujarnya.

Rini mengatakan, kegiatan ini ditargetkan rampung pada Selasa (27/10). Para pedagang bisa meminta tera ulang timbangannya ketika pihaknya datang ke pasar dan bisa datang langsung ke kantor dinas.

Sejauh ini, sejumlah daerah di wilayah di timur Kabupaten Probolinggo, telah selesai dilakukan tera ulang. Kini, tersisa di wilayah barat.

“Beberapa tempat yang belum itu ada di daerah barat. Seperti Wonomerto, Bantaran, Sumberasih, dan Sukapura. Kalau timur sudah selesai. Karena memang tahun ini kami mulai dari daerah timur. Terakhir nanti akan dilakukan di Kecamatan Tongas,” jelasnya.

Rini mengatakan, kegiatan ini bertujuan menciptakan dunia pasar yang sehat. Sebab, dengan keadaan alat ukur atau timbangan yang normal, pembeli tidak akan merasa dirugikan, sedangkan pedagang akan mendapatkan kepercayaan dari pembeli.

“Setidaknya setahun sekali alat ukur itu harus ditera ulang dan ini sudah ada undang-undangnya. Ini juga untuk menciptakan dunia perdagangan yang sehat dan tidak ada yang dirugikan,” jelasnya. (mu/rud/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo, terus berupaya menciptakan perdagangan yang sehat. Salah satunya dengan rutin melakukan tera ulang setiap timbangan milik pedagang. Terutama di sejumlah pasar daerah.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Metrologi Legal Disperindag Kabupaten Probolinggo Diyah Setyorini mengatakan, pihaknya telah melakukan tera ulang di 17 kecamatan. Sisanya, ditargetkan selesai sebelum akhir tahun ini. “Dari 24 kecamatan hanya tersisa sedikit. Meski kemarin sempat diliburkan, namun kegiatan ini selalu terus dilakukan. Kegiatan ini dimulai kembali sejak Agustus kemarin,” ujarnya.

Rini mengatakan, kegiatan ini ditargetkan rampung pada Selasa (27/10). Para pedagang bisa meminta tera ulang timbangannya ketika pihaknya datang ke pasar dan bisa datang langsung ke kantor dinas.

Sejauh ini, sejumlah daerah di wilayah di timur Kabupaten Probolinggo, telah selesai dilakukan tera ulang. Kini, tersisa di wilayah barat.

“Beberapa tempat yang belum itu ada di daerah barat. Seperti Wonomerto, Bantaran, Sumberasih, dan Sukapura. Kalau timur sudah selesai. Karena memang tahun ini kami mulai dari daerah timur. Terakhir nanti akan dilakukan di Kecamatan Tongas,” jelasnya.

Rini mengatakan, kegiatan ini bertujuan menciptakan dunia pasar yang sehat. Sebab, dengan keadaan alat ukur atau timbangan yang normal, pembeli tidak akan merasa dirugikan, sedangkan pedagang akan mendapatkan kepercayaan dari pembeli.

“Setidaknya setahun sekali alat ukur itu harus ditera ulang dan ini sudah ada undang-undangnya. Ini juga untuk menciptakan dunia perdagangan yang sehat dan tidak ada yang dirugikan,” jelasnya. (mu/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/