alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Distribusi 2.920 Dosis Vaksin Tahap Kedua untuk Tenaga Kesehatan

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo mulai melakukan penyuntikan 2.920 dosis vaksin Sinovac secara bertahap hari ini (13/2). Vaksinasi tahap pertama dosis kedua ini tetap menyasar pada tenaga kesehatan.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Dewi Vironica mengatakan bahwa pendistribusian vaksin telah dilakukan pada 34 fasilitas pelayanan kesehatan. Di antaranya terdiri dari 33 puskesmas dan 1 RSUD Waluyo Jati Kraksaan pada Kamis (11/2) lalu.

Petugas dari masing-masing puskesmas dan rumah sakit yang telah terdata mengambil vaksin di Gudang Instalasi Farmasi dan Perbekalan Kesehatan Dinkes Kabupaten Probolinggo. “Mekanisme pendistribusian hampir sama dengan tahap pertama dosis pertama dua pekan lalu. Petugas dari puskesmas dan rumah sakit datang bersama satgas kecamatan agar aman saat proses pendistribusian,” ujarnya.

Selama pendistribusian, pihak kepolisian bersama TNI turut menjaga dan memastikan vaksin dalam keadaan aman. Selain itu penyimpanan vaksin dilakukan sesuai dengan SOP. vaksin diambil oleh petugas dari puskesmas dan rumah sakit dengan menggunakan cool box untuk mempertahankan suhu vaksin tetap terjaga yakni antara 2-4 derajat celsius. Penyimpanan dilakukan lemari dingin khusus untuk menyimpan vaksin sampai waktu pelaksanaan vaksinasi kepada tenaga kesehatan.

“Data penerima vaksin tahap pertama dosis kedua sudah ada tinggal pelaksanaannya saja. Tentunya yang akan disuntik lebih dulu adalah tenaga kesehatan yang telah melakukan vaksinasi 14 hari sebelumnya,” bebernya.

Sementara itu, penyuntikan vaksin pada tahap pertama dosis satu sampai Jumat (12/2) masih dilaksanakan. Dari total sasaran 3.179 telah dilakukan kepada 2.941 tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan yang disuntik mayoritas karena mengganti jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya karena berhalangan.

“Sama-sama jalan, dosis satu sudah tinggal sedikit tenaga kesehatan yang belum disuntik. Lainnya sudah selesai dan siap untuk penyuntikan dosis kedua,” ujar Vironica. (ar/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo mulai melakukan penyuntikan 2.920 dosis vaksin Sinovac secara bertahap hari ini (13/2). Vaksinasi tahap pertama dosis kedua ini tetap menyasar pada tenaga kesehatan.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Dewi Vironica mengatakan bahwa pendistribusian vaksin telah dilakukan pada 34 fasilitas pelayanan kesehatan. Di antaranya terdiri dari 33 puskesmas dan 1 RSUD Waluyo Jati Kraksaan pada Kamis (11/2) lalu.

Petugas dari masing-masing puskesmas dan rumah sakit yang telah terdata mengambil vaksin di Gudang Instalasi Farmasi dan Perbekalan Kesehatan Dinkes Kabupaten Probolinggo. “Mekanisme pendistribusian hampir sama dengan tahap pertama dosis pertama dua pekan lalu. Petugas dari puskesmas dan rumah sakit datang bersama satgas kecamatan agar aman saat proses pendistribusian,” ujarnya.

Selama pendistribusian, pihak kepolisian bersama TNI turut menjaga dan memastikan vaksin dalam keadaan aman. Selain itu penyimpanan vaksin dilakukan sesuai dengan SOP. vaksin diambil oleh petugas dari puskesmas dan rumah sakit dengan menggunakan cool box untuk mempertahankan suhu vaksin tetap terjaga yakni antara 2-4 derajat celsius. Penyimpanan dilakukan lemari dingin khusus untuk menyimpan vaksin sampai waktu pelaksanaan vaksinasi kepada tenaga kesehatan.

“Data penerima vaksin tahap pertama dosis kedua sudah ada tinggal pelaksanaannya saja. Tentunya yang akan disuntik lebih dulu adalah tenaga kesehatan yang telah melakukan vaksinasi 14 hari sebelumnya,” bebernya.

Sementara itu, penyuntikan vaksin pada tahap pertama dosis satu sampai Jumat (12/2) masih dilaksanakan. Dari total sasaran 3.179 telah dilakukan kepada 2.941 tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan yang disuntik mayoritas karena mengganti jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya karena berhalangan.

“Sama-sama jalan, dosis satu sudah tinggal sedikit tenaga kesehatan yang belum disuntik. Lainnya sudah selesai dan siap untuk penyuntikan dosis kedua,” ujar Vironica. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/