alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Ini Persiapan Pemkab Probolinggo untuk Program Vaksinasi Covid

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pemkab Probolinggo terus menyiapkan rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk tahun depan. Tujuannya agar pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar.

Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica menjelaskan, saat ini semua daerah masih menunggu hasil uji klinis tahap tiga vaksin tersebut. Termasuk Pemkab Probolinggo. “Hasil uji klinis itu nanti yang akan menjadi dasar dikeluarkannya izin UEA melalui BPOM,” katanya.

Saat ini menurutnya, sejumlah hal sudah disiapkan untuk pelaksanaan vaksinasi itu. Antara lain, cold room berkapasitas 12.000 liter, satu unit mobil dengan refrigerator untuk transpor vaksin dan satu buah freezer, lalu dua buah lemari penyimpanan vaksin.

Selain itu, sudah disiapkan pula 61 lemari vaksin yang tersebar di 33 puskesmas, 282 vaccine carrier dan 1.870 petugas vaksin atau vaksinator. Termasuk 103 petugas skrining, 1.005 orang tenaga kesehatan (nakes) dan petugas lain untuk membantu pelaksanaan vaksinasi. Jadi, akan ada 2.978 lebih petugas yang akan terlibat. “Persiapan ini yang kami lakukan. Ini nanti terus akan kami lakukan persiapan,” tandasnya.

Dewi menjelaskan, vaksinasi masal ini dilakukan untuk membentuk herd immunity atau kekebalan komunitas. Untuk membentuk herd immunity, maka warga yang divaksin harus mencapai 70-80 persen.

“Pemberian vaksin diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, kelompok rentan dan petugas yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Termasuk TNI, Polri, petugas di pelabuhan, stasiun kereta api dan terminal bus,” terangnya.

Tetapi yang perlu diingat menurutnya, sambil menunggu kekebalan komunitas yang terbentuk setelah vaksinasi Covid-19, masyarakat tetap wajib menerapkan protokol kesehatan. Ini merupakan cara yang paling efektif dalam mencegah penularan Covid-19.

“Tetap semangat berperilaku sehat, berpikir jernih tidak mudah termakan hoaks. Sehingga semua ikhtiar kita bersama ini membawa perbaikan dalam penanganan pandemi Covid-19. Stay informed, stay safe and stay healthy,” jelasnya. (sid/hn)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pemkab Probolinggo terus menyiapkan rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk tahun depan. Tujuannya agar pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar.

Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica menjelaskan, saat ini semua daerah masih menunggu hasil uji klinis tahap tiga vaksin tersebut. Termasuk Pemkab Probolinggo. “Hasil uji klinis itu nanti yang akan menjadi dasar dikeluarkannya izin UEA melalui BPOM,” katanya.

Saat ini menurutnya, sejumlah hal sudah disiapkan untuk pelaksanaan vaksinasi itu. Antara lain, cold room berkapasitas 12.000 liter, satu unit mobil dengan refrigerator untuk transpor vaksin dan satu buah freezer, lalu dua buah lemari penyimpanan vaksin.

Selain itu, sudah disiapkan pula 61 lemari vaksin yang tersebar di 33 puskesmas, 282 vaccine carrier dan 1.870 petugas vaksin atau vaksinator. Termasuk 103 petugas skrining, 1.005 orang tenaga kesehatan (nakes) dan petugas lain untuk membantu pelaksanaan vaksinasi. Jadi, akan ada 2.978 lebih petugas yang akan terlibat. “Persiapan ini yang kami lakukan. Ini nanti terus akan kami lakukan persiapan,” tandasnya.

Dewi menjelaskan, vaksinasi masal ini dilakukan untuk membentuk herd immunity atau kekebalan komunitas. Untuk membentuk herd immunity, maka warga yang divaksin harus mencapai 70-80 persen.

“Pemberian vaksin diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, kelompok rentan dan petugas yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Termasuk TNI, Polri, petugas di pelabuhan, stasiun kereta api dan terminal bus,” terangnya.

Tetapi yang perlu diingat menurutnya, sambil menunggu kekebalan komunitas yang terbentuk setelah vaksinasi Covid-19, masyarakat tetap wajib menerapkan protokol kesehatan. Ini merupakan cara yang paling efektif dalam mencegah penularan Covid-19.

“Tetap semangat berperilaku sehat, berpikir jernih tidak mudah termakan hoaks. Sehingga semua ikhtiar kita bersama ini membawa perbaikan dalam penanganan pandemi Covid-19. Stay informed, stay safe and stay healthy,” jelasnya. (sid/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/